
Peran Polisi yang Lebih Luas di Kota Baubau
Sosok polisi biasanya dikenal sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Namun, di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terdapat seorang polisi yang menunjukkan peran yang lebih luas. Aiptu Arip Pelu, yang bertugas sebagai Kanit Reskrim Polsek Sorawolio, menjadi inspirasi sekaligus pahlawan bagi para petani di Kecamatan Sorawolio.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berkat perannya, para petani yang awalnya kesulitan menyiram tanaman menjadi lebih mudah setelah Aiptu Arip Pelu mengenalkan dan merakit kincir air kepada para petani di wilayah tugasnya.
Awal Mula Ide Membuat Kincir Air
Aiptu Arip Pelu mulai berkebun dengan meminjam lahan warga dan menanam berbagai tanaman. Saat menanam, ia melihat sistem penyiraman masih menggunakan cara manual dengan mengangkat air dan menyiram mengelilingi tanaman.
Dari situ, muncul gagasan untuk menciptakan kincir air berbasis mesin pompa listrik, yang terhubung dengan pipa agar air bisa dialirkan langsung ke seluruh lahan. Namun, kendala utama adalah tidak adanya jaringan listrik.
Dengan penuh tekad, ia bermohon ke PLN agar pengadaan jaringan listrik bisa masuk ke lahan perkebunan. Tak lama kemudian, jaringan listrik mulai masuk ke lahan perkebunan warga.
Pengembangan Sistem Pengairan
Setelah jaringan listrik tersedia, Arip Pelu membuat dan merakit pengairan dengan sistem kelistrikan menggunakan kincir air. Setelah selesai, proses penyiraman menjadi lebih hemat waktu. Saat kincir air berputar, ia bisa melakukan pekerjaan lain.
Dengan inovasi ini, proses penyiraman menjadi jauh lebih efisien, menghemat waktu dan tenaga, serta meningkatkan hasil panen yang memuaskan. Hasil panen kadang dijual di pasar dan sekarang sudah mulai dipasok ke dapur makanan bergizi gratis (MBG) di sini.
Penyebaran Sistem Pengairan
Arip kemudian memperkenalkan sistem pengairannya kepada para kelompok petani di Kecamatan Sorawolio. Ia tidak segan-segan turun langsung ke lahan kebun petani untuk ikut membantu dan merakit sistem pengairan tersebut.
Hasilnya, hampir seluruh petani di Kecamatan Sorawolio sudah menggunakan sistem pengairan berbasis kelistrikan. Mulyadi, Ketua Kelompok Tani Sorawolio, mengaku bersyukur dengan gerakan yang dilakukan Aiptu Arip Pelu kepada para petaninya.
Manfaat yang Dirasakan Petani
Mulyadi menjelaskan, awalnya seluruh petani melakukan penyiraman dengan sistem manual, namun sekarang para petani sudah menggunakan penyiraman dengan sistem pengairan kincir air. Ini sangat membantu dan meringankan pekerjaan mereka.
Pekerjaan menyiram manual yang bisa diselesaikan dalam 1 jam, tapi dengan adanya kincir ini setengah jam lahan sudah basah. Inovasi sederhana yang dilakukan Aiptu Arip Pelu ini menjadi bukti nyata bahwa peran polisi tak terbatas di bidang keamanan saja.
Ia telah menunjukkan bahwa melalui inovasi dan kepedulian sosial, seorang aparat negara juga bisa berkontribusi langsung pada ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.