Pak Gubernur KDM: Investor Jalan Tambang Sudah Ada, Ingin Serius Bangun Jalur

admin.aiotrade 06 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Pak Gubernur KDM: Investor Jalan Tambang Sudah Ada, Ingin Serius Bangun Jalur

Peran Jalan Khusus Tambang dalam Mengurangi Ketegangan di Parung Panjang

Ahmad Gozali, Sekretaris Jenderal Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB), mengajukan permintaan serius kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun jalan khusus tambang di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya. Ia menilai bahwa jalur khusus ini menjadi solusi jangka panjang yang sangat diperlukan guna mencegah terjadinya ketegangan antara truk tambang dengan masyarakat setempat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Jalan khusus tambang ini direncanakan tidak hanya sebagai sarana transportasi yang efisien, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar. Dengan adanya jalur khusus, truk tambang dapat beroperasi tanpa mengganggu lalu lintas umum, sehingga mengurangi risiko kecelakaan dan konflik sosial.

Pendanaan dari Investor Swasta

Dalam pernyataannya, Ahmad Gozali menyampaikan bahwa jika Pemprov Jawa Barat mengalami kesulitan dalam pendanaan pembangunan jalan khusus tambang, maka tidak perlu khawatir. Pasalnya, sudah ada investor yang siap menanggung biaya pembangunan tersebut. Namun, investor ini membutuhkan dukungan pemerintah dalam hal regulasi atau fasilitasi.

"Kalau pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak sanggup membiayai jalan khusus tambang, sudah ada investor yang siap bangun," ujarnya dalam kunjungannya ke kantor aiotrade.app, Senin (6/10). Ia menegaskan bahwa pernyataannya ini dapat dipertanggungjawabkan dan telah didukung oleh kalkulasi estimasi dana yang dilakukan oleh pihak investor.

Kesiapan Investor Sejak Beberapa Tahun Lalu

Menurut Ahmad Gozali, kesiapan investor untuk membangun jalan khusus tambang sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Namun, karena adanya tarik menarik kepentingan, rencana tersebut belum terealisasi hingga saat ini.

Ia berharap agar Pemprov Jawa Barat memiliki political will yang kuat untuk mendukung pembangunan jalan khusus tambang ini. Menurutnya, dengan adanya dukungan pemerintah, investor akan segera melanjutkan rencana mereka.

Partisipasi Pengusaha Transportasi Pertambangan

Tidak hanya dari sisi investor, ATTB juga menyatakan bahwa pengusaha transportasi pertambangan siap berkontribusi dalam pembangunan jalan khusus tambang. Mereka bersedia membayar biaya penggunaan jalan setiap kali melintasi jalur khusus tersebut.

"Pengusaha siap bayar Rp 100 ribu (setiap kali melintas)," tegas Ahmad Gozali. Ia menilai bahwa biaya ini cukup wajar dan akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, yaitu pengusaha dan masyarakat sekitar.

Langkah Bersama untuk Keberlanjutan

Pembangunan jalan khusus tambang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau investor semata. Diperlukan kerja sama antara berbagai pihak, termasuk pengusaha transportasi dan masyarakat setempat, untuk menciptakan sistem yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan adanya jalan khusus tambang, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik, mengurangi dampak lingkungan, serta memperbaiki hubungan antara truk tambang dengan masyarakat sekitar. Ini menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan pengembangan ekonomi dan infrastruktur di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan