Paket Saham Pilihan JP Morgan, Prajogo Pangestu, BREN hingga ACES

admin.aiotrade 06 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Paket Saham Pilihan JP Morgan, Prajogo Pangestu, BREN hingga ACES

Saham Pilihan JP Morgan dan Perkembangan Pasar Modal Indonesia

Pada bulan pertama kuartal IV/2025, pasar modal Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang cukup baik. Salah satu lembaga keuangan ternama, JP Morgan, tetap mempertahankan dua emiten asal Indonesia dalam daftar saham Asean pilihan untuk periode Oktober 2025. Dua perusahaan tersebut adalah PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Kedua emiten ini terus menjadi incaran investor karena kinerja dan prospeknya yang menjanjikan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Emiten ANTM dan ASII Tetap Menarik Perhatian Investor

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berada di level Rp3.220 pada jeda perdagangan Senin (6/10/2025), dengan kenaikan sebesar 0,62% dibandingkan hari sebelumnya. Angka ini juga mencerminkan kenaikan sebesar 111,15% secara year to date (YtD). Sementara itu, saham PT Astra International Tbk. (ASII) stagnan di level Rp5.825 per lembar, yang merupakan kenaikan sebesar 18,88% YtD. Performa kedua emiten ini menunjukkan bahwa mereka masih menjadi salah satu pilihan utama bagi para pemain pasar modal.

Target Harga CDIA Mencapai Rp2.000

Selain ANTM dan ASII, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) juga mendapat perhatian dari analis. Dalam riset yang dirilis Senin (6/10/2025), Henan Putihrai Sekuritas menginisiasi ulasan terhadap saham CDIA pada Oktober 2025. Beberapa analis memprediksi bahwa harga saham CDIA dapat melampaui Rp2.000 dalam waktu dekat. Prediksi ini didasarkan pada potensi pertumbuhan perusahaan serta strategi bisnis yang terus dikembangkan.

BREN sebagai Penopang IHSG

Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), juga menunjukkan prospek yang kuat. Perusahaan ini dikenal memiliki pertumbuhan laba yang stabil dan tahan banting, menjadikannya salah satu saham penopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kinerja BREN terus diminati oleh investor karena potensi pertumbuhannya yang terus berkembang.

Suspensi Saham BUVA dan Kekayaan Happy Hapsoro

Di sisi lain, pengusaha Happy Hapsoro tercatat menikmati kenaikan kekayaan dari koleksi sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini terjadi di tengah aksi gembok terhadap saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA). Perdagangan saham BUVA dihentikan pada Senin (6/10/2025), sehingga membuat banyak investor mengamati aliran kekayaan saham-saham yang dimiliki oleh Happy Hapsoro.

Investor Kakap Mengakumulasi Saham ACES

Sementara itu, deretan investor kakap terus mengakumulasi saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) seiring pergerakan ke titik terendah tahun ini pada akhir September 2025. Kenaikan jumlah saham yang dimiliki oleh investor besar ini menunjukkan bahwa ACES memiliki potensi pertumbuhan yang menarik di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan