Palembang Juara, Festival Rempah Sumsel 2025 Ditutup

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 10x dilihat
Palembang Juara, Festival Rempah Sumsel 2025 Ditutup
Palembang Juara, Festival Rempah Sumsel 2025 Ditutup

Penutupan Festival Rempah Sumatera Selatan 2025

Festival Rempah Sumatera Selatan 2025, yang menjadi bagian dari rangkaian penutup Jambore TP PKK Sumsel 2025, resmi ditutup pada Minggu, 26 Oktober 2025 di halaman PTC Mall Palembang. Acara ini menandai akhir dari berbagai kegiatan yang telah diadakan sebelumnya dalam rangka memperkuat peran dan kontribusi PKK di provinsi ini.

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa. Ia hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival yang bertujuan untuk mengangkat potensi lokal serta mempromosikan rempah sebagai salah satu aset budaya dan ekonomi daerah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selama penyelenggaraannya, Kota Palembang berhasil menerima sertifikat penghargaan sebagai salah satu peserta stand terbaik dalam festival tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen dan kreativitas yang tinggi dari para anggota PKK kota Palembang dalam mempresentasikan produk lokal mereka.

Tema Besar Festival

Festival Rempah Sumsel 2025 mengusung tema besar Jambore PKK, yaitu Bersama Kader PKK, Kita Perkuat Semangat Kebersamaan, Kreativitas, dan Motivasi dalam Membangun Keluarga Berdaya dan Sejahtera untuk Sumsel Maju Menuju Indonesia Emas 2045. Tema ini mencerminkan semangat kolektif yang ingin ditanamkan kepada seluruh kader PKK agar dapat bekerja sama dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.

Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Febrita Lustia, menyampaikan harapan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat potensi rempah asli dari setiap daerah di Sumatera Selatan. Ia menilai bahwa rempah bukan hanya sekadar bahan masakan, tetapi juga warisan leluhur yang perlu dilestarikan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Tanggapan dari Ketua TP PKK Kota Palembang

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan festival ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat kemandirian dan kreativitas keluarga. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan produk lokal agar hasil olahan masyarakat bisa dikenal lebih luas.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian serta kreativitas keluarga. PKK Palembang akan terus berinovasi dalam pengembangan produk lokal agar hasil olahan masyarakat bisa dikenal lebih luas, ujar Dewi.

Ia juga berharap Festival Rempah Sumsel dapat menjadi agenda tahunan rutin yang memperkokoh citra Sumatera Selatan sebagai daerah kaya rempah, budaya, dan cita rasa khas Nusantara di kancah nasional. Dengan adanya festival ini, diharapkan semakin banyak orang yang mengenal dan menghargai kekayaan alam dan budaya yang dimiliki oleh provinsi ini.

Potensi yang Menanti Pengembangan

Dalam acara penutupan, beberapa stand yang dipamerkan menunjukkan berbagai jenis rempah lokal yang digunakan dalam berbagai produk olahan, mulai dari minuman tradisional hingga makanan ringan. Setiap stand memiliki cerita unik tentang bagaimana rempah tersebut diolah dan dipasarkan.

Pameran ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah Palembang, yang mana mereka dapat memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. Dengan adanya festival ini, diharapkan semakin banyak investor dan pelaku bisnis yang tertarik untuk bermitra dengan para pengrajin lokal.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan