
Tata Cara dan Niat Sholat Dhuha
Sholat dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang dilakukan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu dzuhur. Waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat ini adalah sekitar seperempat siang atau sekitar pukul 08:30 pagi. Sholat dhuha memiliki banyak keutamaan, seperti menjadi bentuk sedekah dan memperlancar rezeki.
Hukum sholat dhuha adalah sunnah muakad, artinya dianjurkan namun tidak wajib. Meskipun demikian, pelaksanaannya cukup mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Salah satu hadis yang menyebutkan keutamaan sholat dhuha adalah sabda Rasulullah SAW:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Dalam tubuh manusia terdapat 360 ruas tulang yang diharuskan bersedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat lalu bertanya, ‘Siapa yang kuat melaksanakan itu wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘Dahak yang ada di masjid lalu ditutupnya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah, atau sekiranya tidak mampu, cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat sholat dhuha.’” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Jumlah rakaat sholat dhuha minimal dua rakaat dan maksimal 12 rakaat. Berikut tata cara melaksanakan sholat dhuha dalam dua rakaat:
Niat Sholat Dhuha
Niat yang dibaca sebelum sholat dhuha adalah:
“Usholli sunnatadh dhuha rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’la.” Artinya: “Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”
Rakaat Pertama
- Takbiratul ihram dan membaca doa iftitah.
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Membaca surat dari Alquran.
- Rukuk dengan tumaninnah.
- I’tidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Bangkit dari sujud untuk melaksanakan rakaat kedua.
Rakaat Kedua
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Membaca surat dari Alquran.
- Rukuk.
- I’tidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Duduk tahiyat akhir.
- Salam.
Bacaan Doa Sholat Dhuha
Meskipun tidak ada doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam hadis shahih, terdapat doa yang sering dibacakan selama sholat dhuha. Berikut bacaan doanya:
“Allahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Allahumma inkaana rizqi fis samaa-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’assiron fayassirhu, wa inkaana harooman fathohhirhu, wa inkaana ba’iidan faqorribhu bihaqqi dhuha-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika aatinii maa aataita ‘ibaadakash shoolihiin.”
Artinya:
“Yaa Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Yaa Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah. Apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.”
Keutamaan Sholat Dhuha
Selain sebagai bentuk sedekah, sholat dhuha juga memiliki manfaat lain seperti memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, serta memohon perlindungan dari segala hal buruk. Dengan melaksanakan sholat dhuha secara rutin, seseorang akan lebih dekat dengan Allah dan mendapatkan berkah dalam kehidupan sehari-hari.