Panen Jagung Perhutani KPH Purwodadi Didukung Polres Grobogan untuk Ketahanan Pangan Nasional

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 27x dilihat
Panen Jagung Perhutani KPH Purwodadi Didukung Polres Grobogan untuk Ketahanan Pangan Nasional
Panen Jagung Perhutani KPH Purwodadi Didukung Polres Grobogan untuk Ketahanan Pangan Nasional

Panen Raya Jagung di Kawasan Hutan KPH Purwodadi

Panen raya jagung yang digelar di kawasan hutan KPH Purwodadi menjadi salah satu langkah nyata Perhutani bersama Polres Grobogan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dan menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian, lembaga kehutanan, serta masyarakat.

Perhutani KPH Purwodadi mengadakan panen raya jagung di petak 65C RPH Sinawah, BKPH Jatipohon, dengan hasil yang menggembirakan pada Jumat, 7 November 2025. Lahan seluas 6,6 hektare yang dikelola secara agroforestry merupakan hasil kerja sama antara Perhutani, Polres Grobogan, dan petani hutan sejak Juli lalu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Panen raya ini merupakan bagian dari upaya bersama mendukung swasembada pangan nasional 2025 yang diinisiasi lintas kementerian dan kepolisian. Kegiatan tersebut melibatkan Perum Perhutani, Kementerian Pertanian, Kementerian LHK, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Turut hadir dalam acara panen, Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Kapolres Grobogan, Forkopimca, kelompok tani hutan, dan masyarakat sekitar.

Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh melalui kerja keras bersama. “Alhamdulillah, kegiatan penanaman jagung yang dilakukan bersama Bapak Kapolri dan jajaran kini telah membuahkan hasil panen membanggakan,” ujarnya. Ia mengapresiasi jajaran Polres Grobogan dan Dinas Pertanian yang aktif menjaga serta memelihara tanaman hingga masa panen tiba.

Untoro menegaskan bahwa kegiatan agroforestry ini tidak mengubah fungsi utama kawasan hutan yang tetap berperan menjaga ekosistem. Menurutnya, Perhutani mengombinasikan tanaman jati dengan MPTS seperti alpukat, sawo, nangka madu, dan durian agar lahan tetap produktif. Pola tanam tersebut diharapkan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menambah nilai ekonomi bagi masyarakat pesanggem sekitar hutan.

Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, memberikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang berjalan baik dalam program ketahanan pangan. “Kami berterima kasih kepada Perhutani dan dinas terkait atas dukungan luar biasa dari penanaman hingga panen kali ini,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri, Perhutani, dan masyarakat harus menjadi contoh keberhasilan pengelolaan pangan berbasis hutan.

Suyatno, pesanggem asal Desa Kronggen, mengaku bersyukur bisa ikut dalam program penanaman dan panen jagung di lahan hutan Perhutani. “Kami merasa senang bisa ikut menanam dan merawat jagung di hutan ini. Hasilnya menambah penghasilan keluarga kami,” ujarnya.

Panen raya jagung di bawah koordinasi Perhutani KPH Purwodadi dan Polres Grobogan ini menunjukkan keseimbangan antara produksi dan konservasi. Melalui konsep agroforestry, lahan hutan dapat menghasilkan pangan tanpa mengurangi fungsi ekologisnya bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi Perhutani, Polres Grobogan, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu memperkuat ketahanan pangan nasional. Program tersebut sekaligus menegaskan semangat “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera” yang terus digelorakan oleh Perhutani KPH Purwodadi.

Konsep Agroforestry dalam Pengelolaan Lahan Hutan

Agroforestry adalah pendekatan pengelolaan lahan yang menggabungkan pertanian dengan kehutanan. Dalam konteks ini, Perhutani melakukan penanaman tanaman pangan seperti jagung bersama dengan tanaman kayu seperti jati. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan tanpa mengorbankan fungsi ekologis hutan.

  • Tanaman jati digunakan sebagai komponen utama dalam sistem agroforestry karena sifatnya yang kuat dan tahan terhadap kondisi lingkungan.
  • Tanaman MPTS (Tanaman Pangan dan Non-Pangan) seperti alpukat, sawo, nangka madu, dan durian ditanam di antara tanaman jati untuk meningkatkan keanekaragaman hayati.
  • Hasil dari konsep ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan.

Manfaat dan Tujuan Agroforestry

Penerapan agroforestry memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:

  • Menjaga kelestarian lingkungan dengan menjaga keseimbangan ekosistem.
  • Meningkatkan kualitas tanah melalui penanaman tanaman perluasan.
  • Memberikan alternatif penghidupan bagi masyarakat sekitar hutan.
  • Mengurangi risiko erosi dan pengikisan tanah.

Dengan konsep ini, Perhutani dan mitra-mitranya berhasil membuktikan bahwa pengelolaan hutan dapat dilakukan secara berkelanjutan sambil tetap memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan