Pangdam XXIII/Palaka Pantau Progres Cetak Sawah Rakyat di Morowali Utara Sulteng

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Pangdam XXIII/Palaka Pantau Progres Cetak Sawah Rakyat di Morowali Utara Sulteng
Pangdam XXIII/Palaka Pantau Progres Cetak Sawah Rakyat di Morowali Utara Sulteng

Kunjungan Pangdam XXIII/Palaka Wira ke Desa Mandula

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, melakukan kunjungan kerja ke Desa Mandula, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (23/10/2025) dan dihadiri oleh Bupati Morowali Utara serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan bahwa kegiatan cetak sawah rakyat adalah langkah nyata untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Kegiatan cetak sawah ini tidak hanya membuka lahan baru, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat untuk lebih sejahtera. TNI akan terus hadir bersama pemerintah daerah dalam mempercepat terwujudnya kedaulatan pangan,” ujar Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar.

Selain meninjau progres pekerjaan, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan kelompok tani di lokasi. Ia mengapresiasi semangat gotong royong warga bersama prajurit TNI yang turut bekerja di lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program cetak sawah rakyat di wilayah itu.

“Dengan kerja sama dan kebersamaan, kita bisa menjadikan Morowali Utara sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Langkah Strategis dalam Pembangunan Ketahanan Pangan

Program cetak sawah rakyat merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ketahanan pangan di wilayah Indonesia. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan secara signifikan, terutama di daerah-daerah yang belum memiliki infrastruktur pertanian yang memadai.

Beberapa hal penting yang menjadi fokus dalam program ini antara lain:

  • Peningkatan luas lahan pertanian: Melalui kegiatan cetak sawah, lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam.
  • Peningkatan kapasitas petani: Pelatihan dan pendampingan diberikan kepada petani agar mereka mampu mengelola lahan dengan efisien dan berkelanjutan.
  • Penguatan kemitraan: Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program ini.

Peran TNI dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan

TNI memiliki peran penting dalam mendukung program ketahanan pangan melalui berbagai inisiatif dan kegiatan. Salah satunya adalah melalui kegiatan cetak sawah rakyat yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Dengan keterlibatan langsung TNI, diharapkan dapat memberikan dukungan teknis dan logistik yang diperlukan dalam proses pembangunan infrastruktur pertanian.

Selain itu, TNI juga berperan dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah-wilayah yang sedang menjalani program tersebut. Dengan adanya kehadiran TNI, masyarakat merasa lebih aman dan percaya diri dalam menjalankan aktivitas pertanian mereka.

Komentar dari Masyarakat

Masyarakat Desa Mandula sangat mengapresiasi kehadiran Pangdam dan Forkopimda dalam kunjungan tersebut. Mereka merasa senang karena TNI dan pemerintah daerah aktif terlibat dalam membangun ketahanan pangan di wilayah mereka.

Beberapa petani yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar pengembangan pertanian di daerah mereka terus berkembang.

Kegiatan peninjauan diakhiri dengan sesi foto bersama Pangdam, Forkopimda, dan masyarakat Desa Mandula sebagai simbol kebersamaan dan komitmen membangun ketahanan pangan di Bumi Morowali Utara.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan