
Pesta Sportivitas di Stadion Gelora Bung Tomo
Pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta pada Minggu (20/10) malam lalu berakhir dengan kemenangan tim tamu dengan skor 1-3. Dony Tri Pamungkas, Jordi Amat, dan Allano Lima mencetak gol untuk Persija, sementara Leo Lelis menjadi pencetak gol balasan bagi tuan rumah. Meski hasil pertandingan menguntungkan Persija, yang menjadi sorotan utama adalah kehadiran suporter Persija, The Jakmania, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), tempat yang biasanya hanya ditempati oleh Bonek Mania.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kehadiran dua kelompok suporter besar dalam satu stadion ini menjadi momen langka, terutama karena PSSI dan I.League masih menerapkan larangan bagi suporter tim tamu. Namun, dalam pertandingan ini, Panpel Persebaya memberikan izin bagi The Jakmania untuk hadir dan duduk di tribun yang sama dengan Bonek Mania. Hal ini menunjukkan semangat sportivitas dan antusiasme yang tinggi dari kedua kelompok suporter.
Langkah Proaktif Panpel Persebaya
Panpel Persebaya melakukan beberapa langkah proaktif untuk memastikan kehadiran The Jakmania berjalan lancar dan aman. Mereka memberikan izin bagi suporter Persija untuk hadir dengan lengkap atribut mereka. Selain itu, Panpel juga menyediakan tribun atas dan bawah khusus untuk The Jakmania. Akun resmi Persebaya Surabaya bahkan tidak mengunggah simbolis larangan suporter tamu, meskipun hal ini seharusnya dilakukan sesuai regulasi I.League.
Selain itu, Panpel Persebaya membuat syal dengan pesan perdamaian yang bertuliskan #SUBJKTADEM, yang berarti Surabaya dan Jakarta bersaudara. Pesan ini disematkan di bawah tulisan "Persebaya Selamanya". Untuk memeriahkan suasana, Panpel juga menghadirkan hiburan seperti dance dan band dari kalangan penggemar Persija Jakarta. Di samping itu, kuliner khas Betawi, yakni ketoprak, disajikan di lingkungan stadion sebagai pelengkap dari rujak yang biasanya menjadi hidangan khas Surabaya.
Apresiasi dari Suporter Persija
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Panpel Persebaya mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk suporter Persija. Salah satu akun Instagram @jakfootball.1928 menyampaikan pujian terhadap tindakan Panpel Persebaya. Mereka menulis, "RESPECT PANPEL SURABAYA," dan menambahkan bahwa Surabaya menjadi kota nyata perlawanan terhadap regulasi PSSI tentang larangan away.
Meskipun demikian, PSSI dan I.League sampai saat ini masih memberlakukan regulasi larangan suporter tim tamu. Kehadiran The Jakmania di GBT berpotensi membuat Persebaya dan Persija mendapatkan sanksi. Namun, tindakan Panpel Persebaya menunjukkan bahwa kebersamaan dan sportivitas dapat diwujudkan meski ada aturan yang membatasi.
Kesimpulan
Pertandingan Persebaya vs Persija bukan hanya sekadar laga sepak bola, tetapi juga menjadi momen penting dalam menjunjung nilai sportivitas dan persatuan antar suporter. Dengan dukungan dari Panpel Persebaya, kehadiran The Jakmania di GBT menjadi bukti bahwa antusiasme dan kerja sama bisa mengatasi batasan-batasan yang ada. Semoga momen ini menjadi inspirasi bagi klub-klub lain untuk lebih inklusif dan menghargai semangat olahraga.