Para Pelaku Penculikan Bilqis Ditangkap di Jambi Membuat Tetangga Terkejut

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 34x dilihat
Para Pelaku Penculikan Bilqis Ditangkap di Jambi Membuat Tetangga Terkejut
Para Pelaku Penculikan Bilqis Ditangkap di Jambi Membuat Tetangga Terkejut

Penangkapan Pelaku Penculikan Bocah 4 Tahun di Makassar

Penculikan bocah berusia 4 tahun bernama Bilqis Ramadhany yang terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membuat heboh masyarakat setempat. Kejadian ini memicu kegundahan dan rasa takut di kalangan warga sekitar, khususnya para tetangga korban. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Bilqis hilang saat menemani ayahnya berlatih tenis di sekitar Taman Pakai Sayang di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang.

Rekaman CCTV dari taman tersebut menunjukkan bahwa Bilqis dibawa pergi oleh seorang wanita misterius. Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, akhirnya diketahui bahwa pelaku penculikan adalah seorang wanita dan komplotannya. Kasus ini sempat viral dan menjadi sorotan utama bagi warga Makassar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah sepekan hilang, polisi berhasil menemukan Bilqis di Jambi. Dalam proses penangkapan, dua orang pelaku berhasil ditangkap. Mereka adalah Mery Ana (42) dan Ade Friyanto Syaputera (36). Keduanya ditangkap di Jalan H Bakri Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Jambi.

Ade Friyanto Syaputera merupakan warga yang tinggal di Kampung Baru 2, Pasar Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Sementara itu, Mery Ana adalah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Tembesu, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Meskipun keduanya tinggal di tempat yang berbeda, mereka diduga menjadi komplotan dalam melakukan penculikan Bilqis.

Sosok Para Pelaku Buat Tetangga Kaget

Proses penangkapan para pelaku mencuri perhatian warga sekitar. Dari penelusuran yang dilakukan, kedua pelaku dikenal baik dan ramah. Seorang tetangga mengatakan bahwa Ade Friyanto dikenal sebagai sosok yang baik, supel, dan mudah bergaul. Ia juga bekerja sebagai tenaga honorer di Pemprov Jambi.

Menurut tetangga tersebut, Ade Friyanto rajin beribadah dan sering ikut gotong royong bersama warga. “Kami semua kaget saat melihat beritanya di media,” ujar salah satu warga. Ia juga menyebutkan bahwa Ade Friyanto sudah menikah dan tinggal di Jambi. “Hanya sesekali pulang ke Merangin,” tambahnya.

Sementara itu, warga di lingkungan Mery Ana di Jalan Tembesu, Kelurahan Pematang Kandis, Kabupaten Merangin, mengenal sosoknya sebagai orang yang sederhana. Menurut warga, Mery Ana dikenal sopan dan baik. “Dia agak tertutup dan jarang bergaul dengan warga, tapi kalau bertemu biasanya sopan dan baik,” tutur salah satu warga.

Warga lain menambahkan bahwa Mery Ana sudah lama berpisah dengan suaminya. Ia tinggal bersama orang tua dan juga menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Motif Pelaku Penculikan

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Jimmy Christian Samma, menjelaskan bahwa motif penculikan dilakukan oleh pelaku karena ingin mendapatkan keuntungan ekonomi. “Dari hasil pemeriksaan awal, motif para pelaku murni untuk mencari keuntungan ekonomi,” ujar Kombes Pol Jimmy Christian Samma.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku akan menjual Bilqis melalui perantara pertama seharga Rp 3,5 juta. Di wilayah Jambi, anak tersebut dijual seharga puluhan juta rupiah. Polisi menduga bahwa pelaku terlibat dalam jaringan perdagangan anak lintas provinsi.

“Kami masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk perantara yang disebut akan membeli anak tersebut. Kasus ini kami tangani serius karena menyangkut perlindungan anak,” tegas Kombes Pol Jimmy.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan