Pasar Burung Barito Diungkap, Pramono: Sudah Dapat SP 1 hingga SP 3

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Pasar Burung Barito Diungkap, Pramono: Sudah Dapat SP 1 hingga SP 3


JAKARTA, aiotrade.app–
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pembongkaran terhadap Pasar Burung Barito di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (27/10/2025). Pembongkaran ini dilakukan setelah para pedagang menerima tiga kali surat peringatan (SP) sebelumnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa penertiban dilakukan setelah pihaknya memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Berkaitan dengan Barito, sekarang ini sudah dibersihkan dan tadi pelaksanaan pembersihan karena sudah diberikan SP 1, SP 2, SP 3,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Senin (27/10/2025).

Proses penertiban dimulai sejak pukul 05.00 WIB dan berjalan kondusif tanpa adanya gesekan antara petugas dan pedagang. Pramono memastikan bahwa seluruh barang dagangan yang belum sempat diambil telah diamankan oleh petugas.

“Para pedagang yang belum sempat mengambil, maka semua barang-barangnya kami tempatkan di tempat yang kemudian bisa diambil kapan saja,” kata Pramono.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov DKI menyiapkan tempat relokasi bagi pedagang Pasar Burung Barito ke Sentra Fauna Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Pramono menyebutkan bahwa sebanyak 125 kios di lokasi tersebut telah selesai dibangun dan siap digunakan. Fasilitas di tempat baru itu juga dilengkapi dengan air bersih serta sarana pendukung lainnya.

“Kami akan membuat klinik satwa di tempat itu kalau memang nanti mayoritas adalah para pedagang satwa,” ungkap Pramono.

Untuk meringankan beban para pedagang selama masa transisi, Pramono memutuskan memberikan gratis sewa dan air selama enam bulan pertama di lokasi baru.

“Kenapa itu saya ambil? Karena saya tahu pasti 2–3 bulan pertama itu berat sekali, harus sosialisasi,” ujarnya.

Pramono juga menegaskan agar distribusi kios dilakukan secara adil dan tidak dikuasai oleh pihak tertentu seperti yang pernah terjadi di Pasar Burung Barito.

“Saya sudah berpesan kepada Kepala Dinas UMKM, enggak boleh ada yang mempunyai lebih dari satu kios. Jadi maksimum satu kios adalah satu orang. Pengalaman di Barito ada yang satu kios, satu orang bisa 15 kios, enggak boleh terjadi,” tegasnya.

Selain itu, Pramono mengatakan bahwa kawasan eks Pasar Burung Barito akan diintegrasikan dengan tiga taman di sekitarnya, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Ketiganya akan disatukan dan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau terpadu bernama Taman Bendera Pusaka.

Dengan pengembangan ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan ramah lingkungan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, integrasi taman-taman tersebut juga akan meningkatkan nilai estetika dan fungsi ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Selatan.

Pramono menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk menata kembali area pasar, tetapi juga untuk memberikan ruang yang lebih baik bagi warga sekitar.

Dalam prosesnya, pihak pemerintah akan terus berkoordinasi dengan para pedagang dan masyarakat setempat agar semua pihak merasa nyaman dan mendapatkan manfaat dari perubahan ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan