
Peresmian Pasar Ikan Wani II di Donggala
Pasar ikan Wani II resmi diresmikan oleh pemerintah Kabupaten Donggala. Lokasi pasar ini berada di Desa Wani II, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala. Acara peresmian dilakukan pada hari Rabu (11/12/2025).
Pantauan menunjukkan bahwa Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, hadir dalam acara tersebut. Selain itu, turut serta dalam perayaan ini adalah Ketua DPRD Donggala Moh Taufik, Kepala Dinas Perikanan Donggala, sejumlah pimpinan OPD dan jajaran forkopimda, serta Camat Tanantovea, pengurus Bumdes Wani II, dan ratusan nelayan dan pedagang ikan sekitar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assegaf, menjelaskan bahwa pembangunan pasar ikan ini merupakan realisasi dari visi Bupati Donggala untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi lokal dan pelayanan transaksi jual beli yang lebih baik.
"Inilah keinginan besar dari Ibu Bupati untuk bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi lokal. Salah satunya adalah memberikan pelayanan berupa aktivitas transaksi jual beli melalui pasar ikan," ujarnya.
Ali Assegaf menambahkan bahwa rencananya, pasar ikan Wani II akan dikembangkan menjadi pasar modern, higienis, dan pasar kuliner ikan segar berbasis wisata.
"Keinginan besar ini menjadi percontohan untuk Sulawesi Tengah, khususnya pasar ikan yang dibiayai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan," tambahnya.
Untuk mewujudkan pasar yang higienis, modern, dan berbasis kuliner ini, Dinas Perikanan menggandeng 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam skema kolaborasi.
10 OPD tersebut antara lain, Bappeda, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PMD melalui Bumdes, Dinas Pertanian, Perdagangan hingga Dinas PU.
"Pembangunan itu bisa jalan kalau dilakukan secara terpadu, secara kolaborasi. Programnya terpadu, terukur, sehingga ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita wujudkan pasar ini menjadi pasar higienis, modern, dan berbasis kuliner," ungkap Ali.
Pasar ini direncanakan beroperasi 24 jam karena aktivitas bongkar muat ikan di Wani II sangat aktif.
"Pasar ini bisa menjadi sumber pendapatan ekonomi warga dan bisa membuka lapangan kerja bagi nelayan, ibu-ibu penjual ikan, termasuk anak-anak muda," kata Ali Assegaf.
Ali Assegaf menjelaskan, ke depan pembeli atau wisatawan yang ingin menyantap hidangan laut di sini akan memesan menu, memilih sendiri ikan segar di pasar, lalu menyerahkannya kepada juru masak di area kuliner.