Pasokan Tersendat, Harga Cabai hingga Daging Melonjak Jelang Nataru

admin.aiotrade 11 Des 2025 4 menit 19x dilihat
Pasokan Tersendat, Harga Cabai hingga Daging Melonjak Jelang Nataru

Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Kemang, Bogor

Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Kemang, Tanah Sereal, Kota Bogor, mengalami kenaikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Komoditas yang naik meliputi cabai rawit, cabai merah, bawang, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam. Kenaikan ini diduga dipicu karena berkurangnya distribusi akibat cuaca ekstrem.

Hasil pantauan di beberapa lapak penjual bahan pokok Pasar Kemang menunjukkan kenaikan harga yang cukup signifikan. Cabai rawit yang sebelumnya Rp 50.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 65.000 per kilogram. Endin, pedagang bumbu dapur, menjelaskan kenaikan dipicu karena meningkatnya permintaan konsumen sementara pasokan dari distributor berkurang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Pembeli mah nambah terus a, stoknya yang agak susah sekarang. Ya mau gak mau kita juga naikin harga. Cabai rawit kemarin-kemarin masih Rp 50.000 sekarang kita jual Rp 65.000," ujar dia.

Endin menyebutkan, kurangnya pasokan cabai kemungkinan disebabkan kondisi cuaca yang belakangan ini memburuk, sehingga menyulitkan petani dalam melakukan panen dan distribusi.

"Biasanya karena cuaca aja. Jadikan mungkin petaninya juga susah panen kalau lagi cuaca lagi begini terus," tambah dia.

Harga cabai merah dan bawang merah juga turut melonjak. Cabai merah menjadi Rp 60.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 55.000, dan bawang merah Rp 40.000 per kilogram.

"Cabai merah sama bawang merah juga naik. Kalau cabai merah Rp 60.000 sebelum nya Rp 55.000. Bawang (merah) sekarang Rp 40.000," kata Endin.

Sementara itu, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging sapi dan daging ayam. Danang, salah seorang pedagang daging sapi di pasar tradisional itu mengatakan, harga terkini daging sapi adalah Rp 128.000. Sementara, harga sebelumnya berkisar Rp 120.000.

"Normal nya Rp 120.000 pas naik Rp 128.000 perkilo," kata Danang.


Cabai (ilustrasi) - (Pixabay)

Nasroh, penjual ayam potong, mengungkapkan harga daging ayam kembali mengalami kenaikan. Saat ini, harga berada di kisaran Rp 40.000 per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya yang berada pada rentang Rp 35.000 hingga Rp 38.000 per kilogram.

"Biasanya Rp 35.000 sampe Rp 38.000 tergantung toko. Sekarang lagi naik Rp 40.000," tambah dia.

Mubarok penjual telur ayam mengatakan Harga telur ayam juga ikut melonjak jelang libur Nataru. Terkini, telor dihargai senilai Rp 31.000 perkilogram.

"Rp 31.000 bang sekarang sekilo," kata dia.

Pemerintah Merespons Kenaikan Harga Cabai

Pemerintah merespons kenaikan harga cabai di sejumlah pasar rakyat, termasuk di Kalimantan Barat (Kalbar). Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) menyebut kenaikan harga cabai dipicu cuaca yang membuat proses pemetikan membutuhkan waktu lebih panjang.

Ia memastikan koordinasi bersama para pemangku kepentingan telah berjalan untuk menjaga kelancaran pasokan. “Memang ada beberapa yang sedikit naik seperti cabai, tapi kami sudah koordinasikan dengan pemangku kepentingan. Pada prinsipnya, cabai pasokannya cukup, tetapi karena cuaca maka memetiknya butuh waktu,” kata Busan saat meninjau Pasar Flamboyan di Pontianak dalam rangka memantau kesiapan wilayah menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kamis (11/12/2025).

Dari hasil pantauan di Pasar Flamboyan, Mendag mendapati sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) terjual sesuai atau di bawah harga acuan. Beras SPHP Bulog tercatat Rp 12.600 per kilogram, beras medium Rp 13.500 per kilogram, gula pasir Rp 17.500 per kilogram, Minyakita Rp 15.700 per liter, daging ayam ras Rp 40.000 per kilogram, bawang merah Rp 38.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 30.000 per kilogram.

Untuk komoditas cabai, harga cabai merah keriting dan cabai merah besar tercatat Rp 70.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah Rp 65.000 per kilogram.


Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso - (Dok aiotrade)

Dalam peninjauan tersebut, hadir Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Kadisperindag ESDM Kalimantan Barat Syarif Kamaruzaman. Busan didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan yang memantau kondisi pasokan menjelang puncak belanja Nataru. Pemerintah melihat pola permintaan masyarakat naik secara bertahap, tetapi stabilitas harga mayoritas komoditas masih terkendali.

Sebelum ke Pasar Flamboyan, Mendag mengawali kunjungan dengan meninjau pelaksanaan pasar murah di Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius, Kabupaten Kubu Raya. Ia mengamati skema penjualan yang dirancang untuk memastikan masyarakat memperoleh paket bapok dengan harga terjangkau jelang perayaan Nataru. Paket yang dijual berisi lima kilogram beras premium, satu kilogram gula pasir, dan satu liter minyak goreng dengan harga Rp 70.000 per paket.

Pasar murah tersebut menyediakan lima ton beras, satu ton gula, dan seribu liter minyak goreng. Sejumlah komoditas lain juga tersedia dengan harga khusus, termasuk daging ayam ras Rp 36.000 per ekor, daging ayam kampung Rp 52.500 per ekor, daging bebek Rp 45.000 per ekor, serta beberapa jenis telur.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan