
Persiapan Menghadapi Nataru 2026 di Wonosobo
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menegaskan bahwa selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat akan dipastikan aman dan terkendali. Hal ini dilakukan mengingat risiko lonjakan harga dan kelangkaan barang strategis seperti LPG dan BBM sering terjadi pada hari besar keagamaan dan libur panjang.
Pada Senin, 15 Desember 2025, dalam acara High Level Meeting TPID, Bupati meminta TPID dan Perangkat Daerah terkait untuk memperketat pemantauan stok dan harga komoditas strategis hingga masa perayaan selesai. Ia juga menekankan pentingnya melakukan monitoring secara intensif di pasar, agen, dan swalayan, serta siapkan langkah antisipatif seperti operasi pasar secara terkoordinasi apabila diperlukan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Beberapa pihak seperti Pertamina, Perumda Air Minum Tirta Aji, Bulog, paguyuban pemilik SPBU, agen LPG, hingga PLN diminta memperkuat sinergi dengan pemkab Wonosobo agar tidak ada kelangkaan maupun kenaikan harga yang signifikan.
Selain itu, Afif juga memastikan kondisi infrastruktur jalan dan sarana prasarana lalu lintas dalam keadaan baik dan aman. Kesiapan transportasi umum untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik juga menjadi fokus utama.
Termasuk kesiapan objek wisata serta standar keamanan dan kesiapsiagaan darurat di titik-titik rawan juga menjadi perhatian khusus. Dalam hal ini, sektor kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan harus siaga 24 jam dengan ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, serta ambulans guna memberikan respon cepat terhadap kondisi darurat yang mungkin terjadi selama libur Nataru.
“Dengan mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat soliditas, saya yakin kondusifitas wilayah Wonosobo selama Nataru 2026 dapat terwujud,” ujar Afif dalam penutupannya.
Penanganan Inflasi dan Stabilitas Harga
Sekretaris Daerah Wonosobo, One Andang Wardoyo, menekankan perlunya dirumuskan bersama jika terjadi inflasi, apa yang akan Pemkab lakukan agar bisa mengendalikan inflasi secara tepat. Salah satu langkah yang disampaikan adalah melalui monitoring harga dan distribusi barang untuk menanggulangi potensi gejolak inflasi.
TPID akan melakukan cek lapangan ketersediaan dan harga bapokting. Jika ditemukan harganya tinggi maka dilakukan langkah dan skema antisipasi. Selain itu, pastikan destinasi dan atraksi pariwisata aman, Hotel homestay dan rumahmakan dipantau, serta antisipasi gangguan kamtibmas agar perayaan Natal bisa berjalan dengan lancar.
Selain itu, ditekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian harga-harga kebutuhan pokok dan bahan kebutuhan lainnya yang biasanya mengalami lonjakan harga menjelang Nataru.
Koordinasi dalam Persiapan Nataru
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Wonosobo, Mohamad Kristijadi, menjelaskan bahwa rapat koordinasi persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 memiliki relevansi yang sangat penting dalam konteks penyelenggaraan acara akhir tahun. Termasuk memberikan kesempatan kepada penyelenggara keamanan, kesehatan, dan acara dalam menyelaraskan langkah-langkah mereka.
“Secara keseluruhan, koordinasi ini menjadi instrumen penting dalam menyusun rencana yang holistik dan terkoordinasi untuk merayakan Natal dan Tahun Baru, menjaga stabilitas ekonomi, dan memberikan perlindungan serta kenyamanan kepada masyarakat,” tutup Kristijadi.
Persiapan Keamanan dan Pengamanan
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan dalam paparannya menyampaikan bahwa pihaknya akan menempatkan beberapa Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dengan melibatkan ratusan personil serta rencana pelaksanaan operasi Lilin Candi selama 12 hari.
“Operasi Lilin Candi akan dilaksanakan 20 Desember 2025 - 2 Januari 2026 fokus yang kita amankan bukan hanya pas perayaan, tapi sebelum, pelaksanaan dan sesudahnya. Tahun Ini akan ada 5 Pospam/Posyan antara lain Pospam Dieng, Pospam Kertek, Pos Terpadu Alun-alun dan Pospam Mendolo, dan Pospam Sawangan, dengan 300 personel dari Polres dan jumlah lainnya dari personel gabungan, baik dari TNI, Satpol PP serta tim kesehatan. Pihaknya juga sudah melakukan langkah-langkah awal, salah satunya mengundang pihak-pihak terkait untuk mempersiapkan langkah-langkah yang ditentukan,” paparnya.