Pasutri Tuna Rungu Terjebak Api di Dulalowo Gorontalo

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 15x dilihat
Pasutri Tuna Rungu Terjebak Api di Dulalowo Gorontalo
Pasutri Tuna Rungu Terjebak Api di Dulalowo Gorontalo

Kisah Haru Pasangan Tuna Rungu yang Selamat dari Kebakaran

Di tengah kisah tragis yang terjadi di kawasan Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Gorontalo, muncul sebuah kisah yang menyentuh hati. Sebuah kebakaran yang melanda area tersebut pada hari Selasa (16/12/2025) menimpa keluarga Ferlan Ibrahim dan Rahayu Liando, sepasang suami istri tuna rungu yang harus berjuang keras untuk menyelamatkan diri di tengah keterbatasan komunikasi.

Dengan bantuan penerjemah, Yusril Limbanadi, pasangan ini menceritakan bagaimana detik-detik mencekam saat api mulai mengancam rumah mereka. Mereka tidak bisa memberikan informasi secara detail mengenai sumber api pertama kali muncul. Menurut keterangan Yusril, Ferlan dan Rahayu hanya menyadari adanya api ketika kondisinya sudah membesar dan menyebar ke berbagai sudut rumah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Dari belakang rumah, dari belakang WC tapi tidak tahu dari mana (sumber pasti api),” ujar Yusril dengan isyarat yang diberikan oleh korban.

Selain dari arah belakang, mereka juga melihat kepulan asap tebal dari sisi samping bangunan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa api berasal dari rumah tetangga. “Katanya api dari rumah sebelah, jadi mereka juga tidak tahu,” tambahnya.

Saat api mulai melahap bangunan, Ferlan dan Rahayu sedang berada di lantai atas. Rasa terkejut seketika menyergap ketika mereka melihat asap hitam mulai memenuhi ruangan tempat mereka beristirahat. “Mereka juga kaget dengan asap yang banyak. Saat kejadian mereka berdua berada dalam kamar di lantai dua,” jelas Yusril.

Dalam kondisi panik dan terbatasnya kemampuan untuk berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar, Ferlan dan Rahayu hanya fokus pada penyelamatan anak-anak mereka. “Mereka tidak bisa banyak berteriak atau menyampaikan kejadian tersebut ke orang lain karena mereka tuna rungu. Jadinya cuma bisa menyelamatkan dua anak mereka masing-masing berusia empat tahun dan lima bulan,” ungkap Yusril.

Meskipun berhasil menyelamatkan seluruh anggota keluarga, pasangan ini harus merelakan seluruh harta benda mereka habis dilalap si jago merah. Tidak ada barang elektronik maupun dokumen penting yang sempat dievakuasi karena cepatnya perambatan api.

“Semua barang-barang ludes, laptop printer, handphone juga. Selain itu juga berkas dokumen berupa ijazah juga ludes. Ada juga uang, TV dan kulkas termasuk pakaian,” bebernya.

Hanya satu unit sepeda motor yang berhasil diselamatkan meskipun kunci motornya tidak. “Satu unit sepeda motor hanya itu yang bisa diselamatkan meskipun kunci motornya tidak,” tambahnya.

Meski mengalami kerugian materiil yang sangat besar, pasangan ini bersyukur karena tidak ada anggota keluarga yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mereka hanya bisa berdoa agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan