
Kekalahan AS Roma di Liga Eropa, Dybala Mengungkap Penyebabnya
Kekalahan yang dialami oleh AS Roma dalam pertandingan melawan Viktoria Plzen di Liga Eropa pada Jumat (24/10) menjadi momen yang mengecewakan bagi para penggemar. Bintang tim, Paulo Dybala, mengungkapkan bahwa kekalahan ini disebabkan oleh permainan yang terlalu lamban dan kurangnya determinasi serta agresi dari pihak Giallorossi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Stadion Olimpico yang sebelumnya dikenal sebagai benteng angker bagi lawan-lawan Roma kini menjadi tempat yang menyulitkan bagi tim tuan rumah. Dalam empat kekalahan yang dialami Roma musim ini di kompetisi Serie A dan Liga Eropa, semua terjadi di kandang sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa masalah utama muncul dari performa di luar lapangan.
Pertandingan dimulai dengan kebobolan dua gol dalam tiga menit babak pertama. Prince Adu berhasil melewati Jan Ziolkowski dan kemudian Cheick Souare memberikan tembakan keras yang memasuki sudut bawah gawang Mile Svilar. Performa yang tidak meyakinkan dari Ziolkowski membuat pelatih Gian Piero Gasperini memutuskan untuk menggantinya setelah 30 menit pertandingan.
Meskipun penalti yang dilesakkan oleh Paulo Dybala memberikan sedikit harapan, namun hal tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Dybala, salah satu pemain senior di skuad Roma, memberikan komentarnya setelah kekalahan ini.
“Kami menciptakan peluang lebih sedikit hari ini dibandingkan kekalahan dari Inter pekan sebelumnya, tetapi menjadi sulit setelah kebobolan dua gol awal,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Ia juga menambahkan bahwa jika tim meremehkan pertandingan, maka hasil buruk akan terjadi. “Tidak ada pertandingan yang mudah di Eropa. Jika kami tidak memulai dengan tekad dan konsentrasi yang tepat, maka kami tidak akan pernah menang.”
Dybala menilai bahwa yang kurang dari tim adalah agresi. “Kami bermain lamban, sungguh menyedihkan karena selama seminggu kami bersiap di lapangan. Kami hanya mengatakan akan melakukan hal-hal tertentu, tetapi kemudian hal itu tidak terjadi.”
Meski kekalahan ini sangat mengecewakan, ia menekankan pentingnya untuk tetap positif. “Sekarang kami tidak boleh terlalu khawatir. Kami harus menganalisis kesalahan yang kami buat, tetapi juga ingat bahwa kami juga memenangkan beberapa pertandingan yang sangat sulit.”
Giallorossi kini berada tepat di atas zona eliminasi di klasemen Liga Eropa. Setelah meraih kemenangan tandang 2-1 atas OGC Nice di laga pembuka, Roma kemudian mengalami kekalahan kandang beruntun dari Lille dan Viktoria Plzen. Dengan situasi ini, tim harus segera bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik di pertandingan berikutnya.