Pdt Adolf Wenas Gantikan Hein Arina sebagai Ketua Sinode GMIM

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Pdt Adolf Wenas Gantikan Hein Arina sebagai Ketua Sinode GMIM

Profil Pdt Adolf Wenas

Pdt Adolf Wenas adalah sosok penting dalam Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Ia kini menjabat sebagai Ketua Sinode GMIM setelah terpilih melalui Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-38 di Bukit Inspirasi, Tomohon, pada Rabu 17 Desember 2025. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM yang kemudian dipilih menjadi Ketua Sinode GMIM menggantikan Pdt Hein Arina.

Sebagai seorang pendeta, Pdt Adolf Wenas memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan SMA di SMA Negeri 1 Bitung dan meraih gelar Magister serta Doktor Teologi dari UKIT Tomohon. Selain itu, ia juga memiliki keluarga yang mendukung perannya sebagai pemimpin gereja. Ia menikah dengan Meiny Nelwan dan memiliki dua anak, yaitu Willy Wenas dan Wulan Wenas.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Proses Pemilihan Ketua Sinode GMIM

Pemilihan Ketua Sinode GMIM berlangsung secara demokratis dan transparan. Dalam SMST ke-38, terdapat empat calon yang bersaing untuk posisi tersebut. Calon-calon tersebut adalah:

  • Pdt Adolf Wenas
  • Pdt Christian Luwuk
  • Pdt Richard Mengko
  • Pdt Djefry Saisab

Sebelum pemilihan, tiga dari tujuh nomine menyatakan diri tidak bersedia dipilih. Mereka adalah Pdt Evert Tangel, Pdt Janny Rende, dan Pdt Joice Sondakh. Akhirnya, empat calon tersebut menjadi peserta pemilihan.

Proses pemilihan dilakukan dengan sistem voting tertutup, di mana satu peserta satu suara. Hasil akhir menunjukkan bahwa Pdt Adolf Wenas meraih 143 suara, lebih banyak dari calon lainnya. Pdt Djefry Saisab meraih 129 suara, Pdt Richard Mengko 7 suara, dan Pdt Christian Luwuk 1 suara. Dua suara dinyatakan rusak. Meskipun proses ini berjalan lancar, perhitungan suara terlihat dramatis karena selisih antara Pdt Adolf dan Pdt Djefry sangat tipis. Jika hanya meraih 142 suara, pemilihan akan berlangsung dua putaran.

Setelah hasil diumumkan, Pdt Adolf Wenas langsung menyampaikan kesiapannya untuk memimpin GMIM hingga Maret 2027. Ia berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Komentar dan Harapan Pdt Adolf Wenas

Pdt Adolf Wenas juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaat GMIM atas polemik kepemimpinan BPMS. Ia menilai bahwa peristiwa ini merugikan kelembagaan gereja dan mengurangi kepercayaan publik. Namun, ia berterima kasih kepada para penatua, diaken, dan pelayan khusus yang tetap menjalankan pelayanan dengan baik meski ada ketegangan dalam struktur kepemimpinan.

Selain itu, BPMS mengajak seluruh jemaat GMIM untuk mendoakan pelaksanaan SMST ke-38. Dari Ibadah Kolom hingga kegiatan aras wilayah dan sinode, semua pihak diminta untuk turut serta dalam doa agar sidang berjalan lancar dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi gereja dan masyarakat.

Peran Gereja dalam Masyarakat

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) hadir dalam SMST ke-38 GMIM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa hormat dan apresiasi terhadap peran gereja dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks, termasuk perubahan sosial, dinamika ekonomi global, perkembangan teknologi, serta tantangan moral dan spiritual. Dalam konteks ini, YSK menilai bahwa GMIM memiliki peran strategis sebagai garam dan terang bagi kehidupan masyarakat Sulawesi Utara.

Ia juga berharap SMST ke-38 dapat menghasilkan keputusan yang bijaksana dan program pelayanan yang kontekstual. Dengan kerja sama antara pemerintah dan gereja, YSK percaya bahwa Sulawesi Utara dapat mencapai pembangunan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan