Pecahnya Tanggul di Karanganyar Kebumen: 7 Keluarga Dievakuasi, Banjir Ancam Luas

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Pecahnya Tanggul di Karanganyar Kebumen: 7 Keluarga Dievakuasi, Banjir Ancam Luas

KEBUMEN, aiotrade – Hujan lebat yang mengguyur wilayah utara Kabupaten Kebumen pada Minggu (9/11/2025) malam menyebabkan debit air Sungai Karanganyar meningkat secara signifikan. Kondisi ini memicu jebolnya tanggul dan mengakibatkan banjir setinggi dada orang dewasa di Desa Panjatan, Kecamatan Karanganyar. Tujuh keluarga telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena potensi banjir masih tinggi jika hujan kembali turun. Tanggul jebol terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Akibatnya, rumah-rumah warga di Desa Panjatan terendam air. Beberapa warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen bersama relawan, TNI, Polri, dan pemerintah desa melakukan evakuasi terhadap warga terdampak. Proses evakuasi berlangsung hingga larut malam karena ketinggian air terus meningkat.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menyatakan bahwa pihaknya sedang memantau situasi tersebut. Tim gabungan juga melakukan penyisiran terhadap rumah-rumah warga. Saat itu, banjir mencapai ketinggian sekitar satu meter, setinggi orang dewasa, dengan arus yang cukup deras.

“Banjir di lokasi ini mencapai sekitar satu meter, setinggi orang dewasa. Arusnya juga cukup deras. Kami berharap air segera surut dan kondisi bisa segera tertangani,” ujar Kapolres saat berada di Pos Karanganyar, Senin (10/11/2025) dini hari.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Namun, tujuh keluarga telah dievakuasi ke pos pengungsian sementara yang disiapkan di wilayah RT 1 Desa Panjatan. Pihaknya mengimbau warga di sepanjang bantaran Sungai Karanganyar hingga wilayah hilir untuk tetap waspada. Debit air dilaporkan masih tinggi dan berpotensi meluas apabila hujan kembali turun.

Beberapa Wilayah Terdampak Banjir Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen pada Minggu (09/11/2025) sore hingga malam hari juga mengakibatkan sejumlah wilayah di Kecamatan Karanganyar, Pejagoan, dan Adimulyo terendam banjir. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kebumen, banjir terjadi antara pukul 15.00 hingga 22.30 WIB dan merendam rumah warga, jalan, serta area pekarangan.

Setidaknya enam desa dan kelurahan dilaporkan terdampak, dengan total lebih dari 700 kepala keluarga atau hampir 2.300 jiwa merasakan dampak banjir tersebut. Wilayah paling parah di antaranya Desa Candi, Kecamatan Karanganyar, dengan genangan air mencapai 30–50 sentimeter dan warga terdampak sebanyak 273 KK atau 876 jiwa.

Sementara di Kelurahan Panjatan, tanggul sungai dilaporkan jebol, menyebabkan air meluap ke jalan dan pemukiman warga. Sebanyak 187 KK atau 579 jiwa terdampak, dan 10 jiwa di antaranya sempat mengungsi untuk menghindari genangan air. Selain itu, banjir juga merendam Desa Karangkemiri dengan 159 KK terdampak, Kelurahan Plarangan 96 KK, Desa Peniron Kecamatan Pejagoan yang menyebabkan sebagian bahu jembatan terbawa arus, serta Desa Pekuwon Kecamatan Adimulyo yang hingga Minggu malam airnya masih terus meningkat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan