Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Purwakarta Ditangkap, Statusnya Mahasiswa

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Purwakarta Ditangkap, Statusnya Mahasiswa
Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Purwakarta Ditangkap, Statusnya Mahasiswa

Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Purwakarta

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil menangkap seorang terduga pelaku pembunuhan seorang siswi SMP yang ditemukan meninggal secara tidak wajar. Terduga pelaku bernama Ardiayana Akmal (23), yang saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Purwakarta.

Jesika (15), seorang siswi kelas 2 SMPN Satu Atap Cadasmekar, Kecamatan Tegalwaru, ditemukan meninggal dunia di saluran air persawahan di Kampung Bojongloa, Desa Gandasoli, Kecamatan Plered, pada Sabtu (18/10/2025) sore. Kejadian ini memicu penyelidikan cepat oleh aparat kepolisian setempat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, mengatakan bahwa penangkapan terduga pelaku berkat kerja sama tim gabungan antara Satreskrim Polres Purwakarta dan Polsek Plered. Tim tersebut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan olah TKP untuk mengungkap fakta-fakta terkait kematian korban.

“Alhamdulillah, berkat doa dan kerja sama semua pihak, termasuk dukungan masyarakat, kami berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku di wilayah Gandasoli, tak jauh dari lokasi penemuan jenazah,” ujar Uyun kepada wartawan di Mapolres Purwakarta, Senin (20/10/2025) malam.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan autopsi menunjukkan bahwa kematian Jesika tidak wajar. Dari situ, penyidik mulai mengembangkan penyelidikan hingga akhirnya bisa mengidentifikasi pelaku.

“Hasil olah TKP dan autopsi mengindikasikan kematian korban bukan karena sebab alami. Dari situ penyelidikan terus dikembangkan hingga akhirnya kami bisa mengamankan terduga pelaku,” katanya.

Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait hubungan antara pelaku dan korban. Selain itu, penyidik juga memeriksa kemungkinan adanya tindakan kekerasan seksual sebelum korban dibunuh.

“Kami masih lakukan penyidikan lanjutan terhadap pelaku untuk menemukan fakta-fakta hukum yang lengkap, termasuk kemungkinan adanya tindak kekerasan seksual,” kata Uyun.

Pelaku yang telah diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Purwakarta. Polisi juga terus mengumpulkan barang bukti dan alat bukti lain untuk memperkuat proses hukum.

Dilihat oleh Tribunjabar.id sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (20/10/2025) malam, terduga pelaku yang berstatus sebagai mahasiswa itu terlihat menunduk menutupi wajah saat digiring oleh polisi untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan menggunakan hoodie dan celana panjang berwarna hitam, Ardiayana Akmal tak menjawab satu kata patah pun saat ditanya oleh awak media.

“Malam ini kami akan dalami lebih jauh melalui pemeriksaan. Setelah itu baru bisa kita ekspos hasil lengkapnya,” katanya.

Uyun menyebutkan, kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik Polres Purwakarta untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap pembunuhan yang menewaskan pelajar berusia 15 tahun tersebut.

Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan

Penyidik Polres Purwakarta terus memperluas penyelidikan terhadap kasus ini. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, mereka juga mengumpulkan barang bukti seperti pakaian korban, alat-alat yang diduga digunakan dalam pembunuhan, serta data medis dari hasil autopsi.

  • Hasil olah TKP dan autopsi menjadi dasar utama dalam penyelidikan.
  • Tim gabungan dari Satreskrim dan Polsek Plered bekerja sama untuk mempercepat proses penyelidikan.
  • Pengamatan terhadap perilaku dan kebiasaan pelaku juga dilakukan untuk mencari indikasi motif atau alasan di balik tindakan pembunuhan tersebut.

Peran Masyarakat dalam Kasus Ini

Kepolisian menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang sangat aktif dalam membantu penyelidikan. Banyak warga memberikan informasi penting yang membantu petugas mengidentifikasi terduga pelaku.

Masyarakat juga diminta untuk tetap waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman atau gangguan terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.

Langkah Berikutnya

Setelah pemeriksaan intensif terhadap pelaku selesai, penyidik akan mengumpulkan seluruh bukti-bukti yang ada untuk diserahkan ke pengadilan. Proses hukum akan dilanjutkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selama masa penyelidikan, keluarga korban diberikan dukungan psikologis dan bantuan hukum agar dapat menghadapi proses ini dengan lebih tenang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan