
Kekurangan Dasar Permainan Pemain Indonesia U-17
Pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyatakan bahwa dasar permainan para pemain masih menjadi salah satu kelemahan yang perlu diperbaiki. Dalam laga kedua Grup H Piala Dunia U-17 2025 yang berlangsung di Aspire Academy, Doha, Jumat (7/11), timnas U-17 kalah 0-4 dari Brasil. Pada pertandingan tersebut, beberapa kali terjadi kesalahan mendasar dari pemain Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
”Menurut saya, itu memang menjadi salah satu kelemahan dari secara individual pemain. Itu menjadi catatan besar kami. Ya mungkin bukan hanya di timnas U-17, di U-20 maupun U-23 juga. Saya lihat itu menjadi salah satu kelemahan dari pemain kita,” ujar Nova setelah pertandingan.
”Itu yang memang harus menjadi concern kita untuk ke depannya, bagaimana kita mau bersaing di dunia, di Asia, ya kita harus lebih siap lagi dalam masalah individual,” tambahnya.
Pada laga pertama di Grup H, timnas U-17 menelan kekalahan 1-3 dari Zambia. Dua kekalahan ini membuat Indonesia kini menghuni posisi ketiga di klasemen sementara Grup H dengan nol poin. Meskipun demikian, pintu untuk lolos ke 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik belum tertutup sepenuhnya.
Fokus pada Pertandingan Lawan Honduras
Nova tidak ingin memusingkan kelolosan timnas dan ingin fokus pada raihan tiga poin saat melawan Honduras pada Senin (10/11).
”Jujur saya sampaikan ke pemain, satu game itu memang harus kita perjuangkan, terlepas nanti kita menang, kita lolos atau tidak, tapi saya tidak peduli itu, tapi saya ingin besok kita dapat tiga poin,” kata Nova.
Ia menyatakan cukup puas dengan daya juang para pemain asuhannya, meski kalah dari Brasil.
”Ya, saya cukup senang ya dengan kerja keras mereka hari ini, soalnya ini pertandingan lebih baik daripada pertandingan kita lawan Zambia,” ujarnya.
”Saya mau pemain selalu menunjukkan effort seperti ini. Masih ada satu game lagi, bagaimana pun caranya saya minta kita bisa dapat tiga poin,” tegas Nova.
Strategi Rotasi Pemain dalam Laga Lawan Brasil
Dalam laga melawan Brasil, Nova membangkucadangkan Muhammad Zahaby Gholy dan Mierza Firjatullah. Kedua pemain bertipe menyerang itu baru dimasukkan pada babak kedua.
”Memang itu menjadi rencana kita dari awal ya, bagaimana kita melihat Brasil kan cukup agresif ya dalam menyerang, dan saya melihat secara defense, Rafi, Evandra juga lebih baik daripada Gholi dan Mierza, dan kenapa saya pasang dulu (Adi) Dimas, dan Evandra, dan Rafi, karena sekali lagi kita ingin fokus ke defense dulu,” jelas Nova.
”Walaupun akhirnya kita juga kemasukan, tetapi dengan masuknya Mierza, Gholy, Fandi (Ahmad) pun saya bilang tampil cukup maksimal, dan sangat membuat kita lebih hidup lagi dalam menyerang,” tambahnya.
Peluang Lolos ke Babak Selanjutnya
Timnas Indonesia masih akan memainkan pertandingan ketiga atau terakhir di Grup H menghadapi Honduras pada Senin (10/11). Secara matematis, Indonesia masih berpeluang lolos ke 32 besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.