Isu Pemecatan Pelatih Persis Solo Menguat
Isu pemecatan pelatih Persis Solo, Peter de Roo, semakin menguat setelah ia tidak hadir dalam konferensi pers menjelang pertandingan Derby Mataram melawan PSIM Yogyakarta. Kehadirannya yang absen menimbulkan spekulasi bahwa posisi pelatih asal Belanda tersebut kini dalam bahaya.
Posisi Peter de Roo sementara digantikan oleh asisten pelatih Titan Wulung Suryata. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Titan menyampaikan bahwa tim fokus pada laga penting tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa Peter de Roo sudah tidak bersama tim beberapa hari terakhir.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kami sebenarnya tidak ingin kehilangan coach Peter, terlepas dari beberapa hasil yang kurang memuaskan. Namun, para pemain lebih fokus pada bagaimana mereka bisa memenangkan pertandingan besok,” ujar Titan saat memberikan pernyataan resmi.

Performa Buruk Tim Persis Solo
Di bawah asuhan Peter de Roo, Persis Solo gagal meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir. Hal ini membuat tim terpuruk di zona degradasi Super League 2025/2026. Dari sepuluh pertandingan yang telah dijalani, Persis Solo hanya mampu mencetak sembilan gol dan kebobolan sebanyak 29 kali.
Sejak awal musim, performa anak asuh Peter de Roo terus naik turun. Bahkan, setelah ia diangkat sebagai pelatih, masalah dalam konsistensi tim tetap terjadi. Hal ini menjadi alasan utama munculnya isu pemecatan.
Tanggapan dari Manajemen Persis Solo
Hingga saat ini, manajemen Persis Solo belum memberikan respons resmi terkait status Peter de Roo. Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona, mengatakan bahwa pihak klub masih menunggu rilis resmi terkait situasi ini.
“Nanti saja, menunggu rilis,” ucap Bryan ketika ditanya tentang masa depan Peter de Roo.
Latar Belakang Peter de Roo
Peter de Roo didatangkan ke Solo sebagai pengganti pelatih asal Malaysia, Ong Kim Swee. Keputusan untuk mendatangkannya diharapkan dapat membawa perbaikan bagi kinerja tim. Namun, hingga saat ini, hasil yang diraih justru semakin memperparah posisi Persis Solo di klasemen.
Dengan situasi seperti ini, banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan Peter de Roo dalam memimpin tim. Spekulasi tentang kepergiannya semakin kuat, meskipun belum ada pengumuman resmi dari pihak klub.
Masa Depan Persis Solo
Pertandingan Derby Mataram melawan PSIM Yogyakarta menjadi momen penting bagi Persis Solo. Dengan kondisi tim yang sedang dalam fase sulit, pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi pelatih sementara, Titan Wulung Suryata. Jika berhasil meraih kemenangan, hal ini bisa menjadi titik balik bagi Persis Solo.
Namun, jika kembali gagal, isu pemecatan Peter de Roo akan semakin menguat. Bagi para penggemar, situasi ini sangat memprihatinkan, karena harapan besar ditempatkan pada kinerja pelatih baru.