Pemancing Tewas Tersengat Listrik di Banyumas

admin.aiotrade 23 Sep 2025 2 menit 24x dilihat
Pemancing Tewas Tersengat Listrik di Banyumas
Featured Image

Warga Banyumas Tewas Tersengat Listrik Saat Memancing

Waryoko (34), seorang warga Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di saluran air desa setempat pada Selasa (23/9/2025). Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Menurut informasi yang dihimpun, korban diduga tewas akibat tersengat arus listrik dari kabel yang berada di sekitar lokasi saat sedang memancing. Kejadian ini terjadi di area sawah yang tidak jauh dari tempat tinggal korban.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kapolsek Sumbang, AKP Basuki, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pencari rumput sekitar pukul 14.00 WIB. Pencari rumput tersebut melihat korban dalam posisi tertelungkup di saluran air. Setelah mendekat, ia menyadari bahwa korban sudah meninggal.

“Saat sedang mencari rumput di sawah, salah seorang melihat korban tertelungkup di selokan. Kemudian dia mendekat dan mendapati korban sudah meninggal,” ujar Basuki kepada wartawan.

Setelah menemukan korban, pencari rumput itu kemudian memberitahu temannya dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sumbang. Dari keterangan para saksi, disebutkan bahwa korban meninggal dunia saat sedang memancing.

“Keterangan dari pencari rumput, korban meninggal dunia pada saat memancing, karena joran pancing mengenai kabel listrik,” kata Basuki.

Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas 1 Sumbang juga memperkuat dugaan awal tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, ditemukan luka di ibu jari, telunjuk jari kanan, dan di sela ibu jari kaki. Selain itu, mulai muncul luka lebam di bagian dada.

Basuki menambahkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hingga tiga jam sebelum ditemukan. Hal ini didasarkan atas kondisi tubuh korban dan waktu penemuan.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada saat melakukan aktivitas di sekitar aliran air atau area dengan kabel listrik. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan menghindari area yang rawan bahaya.

Selain itu, perlu adanya koordinasi antara pihak berwajib dan petugas pengelola jaringan listrik untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat. Dengan demikian, kejadian serupa dapat diminimalisir dan mencegah hilangnya nyawa manusia secara tidak terduga.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan