Pemasok Honda dan Toyota Kembangkan Interior Mobil dari Bahan Alam

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Pemasok Honda dan Toyota Kembangkan Interior Mobil dari Bahan Alam


Penggunaan bahan biomassa dalam produksi mobil kini semakin diminati oleh pemasok suku cadang otomotif di Jepang. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap upaya pabrikan mobil seperti Honda dan Toyota untuk mengurangi emisi karbon selama proses produksi kendaraan. Salah satu perusahaan yang berperan dalam inisiatif ini adalah Moriroku, yang bekerja sama dengan Honda dalam pengembangan resin dari campuran bahan-bahan alami seperti kulit telur, kerang laut, bambu, serta bahan biomassa lainnya.

Resin tersebut akan digunakan untuk membuat komponen interior mobil, seperti laci dasbor dan konsol tengah antara kursi pengemudi dan penumpang. Penggunaan bahan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada resin yang berasal dari minyak bumi. Dengan demikian, langkah ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga mendukung keberlanjutan dalam industri otomotif.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan


Salah satu keunggulan dari bahan-bahan alami ini adalah kandungan kalsium karbonat dalam cangkang telur yang mampu meningkatkan kekakuan komponen otomotif. Moriroku berencana untuk mulai menggunakan resin berbahan biomassa pada komponen interior mobil pada tahun 2028. Target mereka adalah mencampurkan hingga 30 persen bahan biomassa dalam produk mereka.

Selain itu, Tokai Rika, sebuah perusahaan yang terafiliasi dengan Toyota, sedang mengembangkan resin komposit yang mengandung hingga 55 persen serat bambu. Serat ini berasal dari pohon bambu yang ditebang sebagai bagian dari pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Pabrik baru di Prefektur Kochi yang mulai beroperasi pada Juli 2025 ini diperkirakan akan mulai mengirimkan resin Bamboo+ sebelum akhir tahun.


Tokai Rika menargetkan penggunaan material biomassa pada bagian interior mobil yang mudah terlihat, seperti dasbor dan konsol tengah. Alasan utamanya adalah karena material ini memiliki tekstur halus dan tampilan yang mewah. Selain itu, tren pemakaian bahan biomassa di produsen komponen muncul karena desakan dari pabrikan mobil. Mereka meminta suplier untuk mengurangi emisi yang dihasilkan sepanjang rantai pasokan.

Pemanfaatan bahan biomassa juga dapat membantu melindungi ekosistem lokal. Misalnya, tanpa pengelolaan yang tepat, pertumbuhan bambu yang cepat justru dapat merusak lingkungan dan lanskap sekitar. Oleh karena itu, penggunaan bahan alami ini menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan sintetis.


Honda sendiri menargetkan bahwa seluruh material yang digunakan dalam produksi mobil sudah berkelanjutan pada tahun 2050. Sementara itu, Toyota ingin penggunaan material daur ulang minimal 30 persen untuk mobil di pasar Jepang dan Eropa pada tahun 2030 mendatang.

Sebagai informasi tambahan, penggunaan kembali material dan suku cadang dari mobil bekas untuk mobil baru alias daur ulang horizontal saat ini semakin populer. Uni Eropa diketahui sedang menyiapkan peraturan untuk menetapkan batas minimum kandungan material daur ulang dalam mobil. Hal ini menunjukkan bahwa tren keberlanjutan dalam industri otomotif semakin kuat dan akan terus berkembang di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan