Pembangunan Jalan Banyumas Dipercepat untuk Wujudkan ICP di Kota Lama Banjoemas

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 10x dilihat
Pembangunan Jalan Banyumas Dipercepat untuk Wujudkan ICP di Kota Lama Banjoemas
Pembangunan Jalan Banyumas Dipercepat untuk Wujudkan ICP di Kota Lama Banjoemas

Komitmen Bupati Banyumas dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama dalam mendukung konsep Integrated City Planning (ICP) kawasan Kota Lama Banjoemas. Dengan tagline "Tiada Hari Tanpa Perbaikan Jalan", ia melakukan roadshow monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2025 dengan meninjau sejumlah proyek strategis.

Pada Rabu (12/11/2025), Bupati meninjau proyek peningkatan ruas jalan Banyumas - Mandirancan dan Kalisube - Binangun. Selain itu, ia juga memantau pembangunan Gedung IMP RSUD Banyumas, peningkatan ruas jalan Sirau - Karangjati, pembangunan Puskesmas Tambak II, hingga peresmian bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Bogangin, Kecamatan Sumpiuh.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kunjungan Bupati juga mencakup ruas jalan Mandirancan - Banyumas dan Kalisube - Binangun yang menghubungkan kawasan Makam Dawuhan. Di sana, ia menyampaikan bahwa dua proyek tersebut masuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2025.

"Sudah bagus progresnya, tapi akan dikebut mulai minggu depan," kata Sadewo kepada aiotrade.

Proyek IJD tersebut akan berjalan selama 85 hari kalender sejak 8 Oktober 2025, mencakup pembangunan Jl Raya Banyumas - Mandirancan sepanjang 8,5 km dan Jl Raya Kalisube - Binangun sepanjang 2,25 km. Menurut Sadewo, pembangunan infrastruktur jalan menjadi bagian penting dari konsep Integrated City Planning (ICP) kawasan Kota Lama Banjoemas, yang tengah digagas Pemkab Banyumas.

"Kami perlu menyiapkan infrastruktur yang baik sebagai bagian dari pengembangan kawasan kota lama,” ujarnya.

Selain infrastruktur jalan, Sadewo juga meninjau program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Bogangin. Bupati berpesan agar semua pihak fokus pada kerja nyata.

"Menjadi kepala daerah atau kepala desa bukan soal visi-misi, tetapi bagaimana bekerja sungguh-sungguh agar masyarakat semakin sejahtera," kata Sadewo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Banyumas, Sakty Suprabowo menjelaskan program RTLH sejalan dengan program nasional 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

"Program ini mendukung Trilas Bupati, khususnya poin keenam, yakni percepatan pengentasan kemiskinan," jelas Sakti.

Proyek Strategis yang Dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas

Beberapa proyek strategis yang sedang dikerjakan oleh Pemkab Banyumas antara lain:

  • Peningkatan Ruas Jalan Banyumas - Mandirancan dan Kalisube - Binangun: Proyek ini dilakukan dalam rangka meningkatkan aksesibilitas antar wilayah dan mendukung konsep ICP.
  • Pembangunan Gedung IMP RSUD Banyumas: Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan di kabupaten Banyumas.
  • Peningkatan Ruas Jalan Sirau - Karangjati: Proyek ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur jalan.
  • Pembangunan Puskesmas Tambak II: Proyek ini bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
  • Peresmian Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.

Fokus pada Kerja Nyata

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menekankan pentingnya kerja nyata dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah. Ia menyatakan bahwa menjadi kepala daerah atau kepala desa bukan hanya tentang visi dan misi, tetapi lebih pada bagaimana bekerja secara sungguh-sungguh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam hal ini, program RTLH di Desa Bogangin menjadi salah satu contoh konkret dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Proyek ini sejalan dengan program nasional 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Peran Disperkim dalam Membangun Infrastruktur

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Banyumas, Sakty Suprabowo, menjelaskan bahwa program RTLH tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga mendukung Trilas Bupati, khususnya poin keenam yang berkaitan dengan percepatan pengentasan kemiskinan.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang lebih layak dan nyaman. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan