Pembangunan Jalur Kereta Rangkasbitung–Pandeglang Dimulai 2027

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 25x dilihat
Pembangunan Jalur Kereta Rangkasbitung–Pandeglang Dimulai 2027
Pembangunan Jalur Kereta Rangkasbitung–Pandeglang Dimulai 2027

Reaktivasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung–Pandeglang Mulai Konstruksi pada 2027

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung–Pandeglang akan memasuki tahap konstruksi pada tahun 2027. Ia menjelaskan bahwa proses ini akan dimulai dengan kajian teknis pada tahun depan, yaitu 2026.

"Kami akan mulai kajian pada tahun depan, lalu pada 2027 sudah bisa masuk ke tahap konstruksi," ujar Andra Soni setelah menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Rencana Kerja Sama Elektrifikasi Jalur Kereta Api di Jakarta Railway Center, Jalan Ir Juanda 1B No. 8, Gambir, Jakarta, Senin 20 Oktober 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia menekankan pentingnya proyek ini bagi masyarakat Banten, terutama dalam membuka akses menuju Pandeglang. Dalam rangka persiapan proyek, Pemprov Banten akan melakukan beberapa tahapan seperti sosialisasi, sterilisasi jalur, dan kajian teknis pada tahun 2026.

"Kami akan berperan dalam sosialisasi dan penertiban jalur guna mendukung reaktivasi proyek Rangkasbitung–Pandeglang. Di tahun 2026, akan dimulai kajiannya dan ditargetkan mulai konstruksi pada 2027," tambahnya.

Sebelumnya, rencana reaktivasi jalur Kereta Api Rangkas–Pandeglang masih menunggu persetujuan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Anggaran. Hal ini menjadi salah satu hambatan dalam pengerjaan proyek yang diharapkan dapat segera terealisasi.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Ferdian Suryo Adhi Pramono, menyampaikan bahwa reaktivasi jalur kereta api rencananya akan dibangun pada tahun 2025. Namun, rencana pembangunan tersebut masih menunggu pagu indikatif yang saat ini sudah masuk ke Direktorat Jendral (Dirjen) anggran.

"Kaitan dengan progres lanjutan dari reaktivasi saat ini sudah masuk usulan, tinggal menunggu pagu indikatif persetujuan dirjen anggran," kata Ferdian kepada awak media, Kamis 20 Juni 2024.

Menurut Ferdian, terkait reaktivasi jalur kereta Rangkas–Pandeglang secara program sudah masuk kedalam Rencana Strategis (Renstra) untuk pembangunan 2025–2029.

"Setelah clear pagu indikatif kami akan running, dan pagu indikatif ini akan muncul pada akhir tahun ini," jelasnya.

Ferdian juga menilai bahwa reaktivasi jalur kereta api Rangkas–Pandeglang ini bisa masuk kedalam Pembangunan Strategis Nasional (PSN).

"Kita harus dorong jadi PSN karena Pandeglang banyak sekali potensi wisata yang sedang berkembang, jika masuk kedalam PSN maka pembangunan lebih cepat," tegasnya.

Proses Persiapan dan Tantangan

Tahapan persiapan proyek reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung–Pandeglang melibatkan beberapa langkah penting, termasuk:

  • Sosialisasi: Pemerintah Provinsi Banten akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat dan dampak dari reaktivasi jalur tersebut.
  • Sterilisasi Jalur: Proses sterilisasi jalur diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran pengerjaan proyek.
  • Kajian Teknis: Pada tahun 2026, kajian teknis akan dilakukan sebagai bagian dari persiapan proyek.

Selain itu, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti:

  • Pagu Indikatif: Masih menunggu persetujuan dari Direktorat Jenderal Anggaran.
  • Proses Pengajuan: Usulan reaktivasi telah diajukan, tetapi masih menunggu kepastian anggaran.
  • Dorongan ke PSN: Upaya untuk memasukkan proyek ini ke dalam Pembangunan Strategis Nasional agar bisa dipercepat pelaksanaannya.

Potensi Wisata dan Ekonomi

Pandeglang memiliki potensi wisata yang sangat besar, termasuk pantai-pantai yang indah dan objek-objek wisata alam lainnya. Dengan adanya reaktivasi jalur kereta api, akses ke wilayah ini akan semakin mudah dan efisien.

Reaktivasi jalur kereta api ini tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan akses yang lebih baik, wisatawan dan pelaku bisnis akan lebih mudah mengunjungi daerah ini, sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

Tantangan dan Harapan

Meskipun ada tantangan dalam proses pengajuan dan persetujuan anggaran, pihak terkait tetap optimis bahwa proyek ini akan segera terealisasi. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, serta keinginan kuat untuk mempercepat pembangunan, harapan besar diarahkan agar reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung–Pandeglang dapat segera dimulai.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan