Pembiayaan Daerah Mulai Mengalir Oktober 2025, dari Kampung Haji ke Pasar Saham

admin.aiotrade 05 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Pembiayaan Daerah Mulai Mengalir Oktober 2025, dari Kampung Haji ke Pasar Saham


aiotrade.app, JAKARTA — PT Danantara Investment Management (Persero) dikabarkan akan menginvestasikan dana sekitar US$10 miliar atau setara dengan Rp165,83 triliun dalam tiga bulan pertama operasionalnya mulai Oktober 2025.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menyampaikan bahwa sekitar 80% dana akan dialokasikan untuk proyek domestik, sementara sisanya akan ditempatkan di luar negeri.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Bulan ini adalah pertama kalinya kami menyalurkan modal. Dalam tiga bulan pertama saja, kami sudah harus menginvestasikan hampir US$10 miliar,” ujar Pandu.

Beberapa proyek awal yang akan dijalankan oleh Danantara antara lain pembangunan kampung haji di Arab Saudi, proyek energi hulu bersama PT Pertamina (Persero), serta proyek waste to energy. Proyek-proyek ini diperkirakan mulai beroperasi pada akhir 2025.

Terkait dengan proyek waste to energy atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), Danantara berencana meluncurkan 33 proyek PSEL di kabupaten/kota Indonesia. Sebanyak 8 proyek di antaranya akan diluncurkan pada akhir Oktober 2025.

Adapun, kebutuhan investasi untuk satu titik PSEL berkapasitas 1.000 ton per hari beserta infrastruktur pendukungnya diestimasikan mencapai Rp2 hingga Rp3 triliun. Dengan demikian, kebutuhan investasi berada di kisaran Rp66 triliun—Rp99 triliun.

Namun, pembiayaan PSEL tersebut disebut-sebut tidak hanya bersumber dari Danantara, tetapi juga membuka ruang bagi keterlibatan swasta maupun BUMD. Danantara turut memastikan proses pemilihan mitra akan dilakukan secara terbuka melalui mekanisme tender.

Di sisi lain, Pandu menyatakan bahwa Danantara juga berupaya meningkatkan likuiditas di pasar saham yang saat ini rerata nilai perdagangan harian berada di kisaran US$1 miliar, tertinggal dari India yang mencapai US$10 hingga US$11 miliar.

“Kami membutuhkan pasar modal yang kuat agar private market bisa masuk, karena pasar saham merupakan sarana untuk mengalirkan kembali modal tersebut,” ucapnya.

Hal itu menegaskan kembali pernyataan Pandu Sjahrir pada April 2025 yang menyebut bahwa Danantara Indonesia siap menjadi liquidity provider pasar saham Indonesia.

Dalam catatan Bisnis, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik niat Danantara jika ingin menjadi penyedia likuiditas atau liquidity provider. Kendati demikian, saat ini peraturan BEI hanya mengatur Anggota Bursa yang dapat menjadi liquidity provider.

“Namun, BEI menyambut baik Danantara untuk mendorong dan mendukung Anggota Bursa yang merupakan anak dari BUMN untuk turut serta menjadi liquidity provider, tidak hanya untuk perusahaan lighthouse, tetapi juga untuk saham-saham yang masuk ke dalam Daftar Efek Liquidity Provider Saham,” kata Nyoman, Senin (23/6/2025).

Proyek Domestik yang Akan Dijalankan

  • Pembangunan kampung haji di Arab Saudi
  • Proyek energi hulu bersama PT Pertamina (Persero)
  • Proyek waste to energy atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

Rencana Peluncuran Proyek PSEL

  • Total proyek PSEL yang direncanakan: 33 proyek
  • Proyek yang akan diluncurkan pada akhir Oktober 2025: 8 proyek
  • Kapasitas proyek PSEL: 1.000 ton per hari
  • Estimasi investasi per proyek: Rp2 hingga Rp3 triliun
  • Total estimasi investasi: Rp66 triliun—Rp99 triliun

Keterlibatan Swasta dan BUMD

  • Dana PSEL tidak hanya berasal dari Danantara
  • Terbuka untuk keterlibatan swasta dan BUMD
  • Proses pemilihan mitra dilakukan secara terbuka melalui tender

Upaya Meningkatkan Likuiditas Pasar Saham

  • Saat ini rerata nilai perdagangan harian pasar saham Indonesia: US$1 miliar
  • Di India, nilai perdagangan harian mencapai US$10 hingga US$11 miliar
  • Danantara berupaya memperkuat pasar modal agar private market bisa masuk

Peran Danantara sebagai Liquidity Provider

  • Danantara Indonesia siap menjadi liquidity provider pasar saham Indonesia
  • BEI menyambut baik inisiatif ini
  • Saat ini, hanya Anggota Bursa yang dapat menjadi liquidity provider
  • BEI mendukung Anggota Bursa yang merupakan anak dari BUMN untuk ikut serta menjadi liquidity provider

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan