Pembiayaan Syariah Kaltim Capai 8,62%, Kutai Timur Terkemuka

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Pembiayaan Syariah Kaltim Capai 8,62%, Kutai Timur Terkemuka

Pertumbuhan Pembiayaan Syariah di Kalimantan Timur

Pembiayaan syariah di Kalimantan Timur tercatat mengalami pertumbuhan yang signifikan pada kuartal II/2025. Angka pertumbuhan mencapai 17,32% secara tahunan (year-on-year/yoy). Meskipun demikian, pembiayaan syariah masih memiliki pangsa sebesar 8,62% dari total pembiayaan di provinsi tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Widihartanto, menyatakan bahwa capaian ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar 8,28%. Meski laju pertumbuhannya sedikit melambat, hal ini menunjukkan tren peningkatan preferensi masyarakat terhadap pembiayaan syariah di Kaltim.

Stabilitas dan Rasio NPF

Stabilitas pembiayaan syariah tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) yang berada di level 0,89%. Angka ini sedikit meningkat dari kuartal sebelumnya, namun masih jauh di bawah ambang batas risiko sebesar 5%.

Dalam hal komposisi, pembiayaan modal kerja menjadi lokomotif utama dengan ekspansi tertinggi sebesar 44,09% (yoy), meskipun mengalami moderasi dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, pembiayaan untuk keperluan investasi menunjukkan perlambatan cukup tajam menjadi 13,17% (yoy) dari posisi 20,35% (yoy) pada kuartal I/2025.

Di sisi lain, sektor konsumsi justru menunjukkan sedikit akselerasi dengan pertumbuhan 13,18% (yoy).

Rasio NPF Berdasarkan Segmen

Dari aspek risiko per segmen, rasio NPF pembiayaan modal kerja tercatat paling tinggi di angka 1,61%, diikuti oleh sektor konsumsi dengan 1,45%, dan sektor investasi yang memiliki rasio terendah yakni 0,21%.

Pertumbuhan Berdasarkan Wilayah

Secara geografis, pertumbuhan pembiayaan syariah didorong oleh sebagian besar kabupaten/kota di Kaltim, meskipun dengan variasi yang cukup signifikan. Kabupaten Kutai Timur mencatatkan lonjakan tertinggi sebesar 66,72% (yoy), disusul Kabupaten Paser dengan 32,52% (yoy).

Namun, tidak semua wilayah mengalami ekspansi. Kabupaten Berau dan Penajam Paser Utara justru mengalami kontraksi masing-masing sebesar 26,35% (yoy) dan 2,75% (yoy). Kendati demikian, kualitas pembiayaan syariah di seluruh kabupaten/kota tetap terjaga baik. Kabupaten Berau bahkan mencatatkan NPF terendah di angka 0,08%.

Distribusi Pembiayaan Syariah

Dari segi distribusi, Kota Balikpapan tetap menguasai pangsa terbesar pembiayaan syariah dengan kontribusi 29,19%. Akan tetapi, pergeseran signifikan terjadi di posisi kedua, dimana Kabupaten Kutai Timur kini menyumbang 27,55% dan melampaui Kota Samarinda yang sebelumnya menempati urutan runner-up.

Adapun kondisi ini menunjukkan minat atas pembiayaan syariah yang mulai merata di beberapa wilayah Kaltim lainnya selain dua kota besar (Balikpapan dan Samarinda).

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan