
Persiapan Keselamatan Transportasi Kereta Api Jelang Nataru
Di tengah persiapan menjelang masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan PT KAI Daerah Operasi (Daop) 9 Jember melaksanakan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap seluruh armada kereta api. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan selama periode liburan akhir tahun yang biasanya menjadi puncak mobilitas masyarakat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Inspeksi ini berlangsung secara intensif dari tanggal 10 hingga 14 November 2025. Tim inspeksi gabungan dipimpin oleh Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Surabaya, Ari Wibowo, yang mewakili DJKA. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mencakup dua aspek utama: administratif dan teknis.
Pemeriksaan Administratif dan Teknis
Dari sisi administratif, tim memeriksa kelengkapan dokumen seperti identitas sarana, catatan pemeriksaan terakhir (checksheet), serta validitas tanda lulus uji kelaikan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua dokumentasi lengkap dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Sementara itu, pemeriksaan teknis difokuskan pada komponen vital yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan, seperti sistem pengereman, pencahayaan, peralatan komunikasi, roda, dan rangka bawah kereta. Fasilitas penunjang kenyamanan pelanggan, seperti sirkulasi udara, pendingin ruangan (AC), serta peralatan keselamatan darurat berupa alat pemadam api ringan (APAR), palu pemecah kaca, dan jendela darurat juga menjadi perhatian dalam inspeksi ini.
Komitmen KAI Daop 9 Jember
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung kegiatan ramp check. “KAI Daop 9 mendukung penuh kegiatan ramp check yang dilakukan oleh rekan-rekan DJKA. Ini adalah wujud kolaborasi kami untuk memastikan standar tertinggi keselamatan transportasi bagi pelanggan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sebatas prosedur teknis, melainkan memiliki makna humanis yang besar bagi masyarakat pengguna jasa kereta api. “Bagi kami, inspeksi ini bukan sekadar memeriksa baut dan fungsi mesin. Ini adalah jaminan keselamatan bagi masyarakat. Kami ingin setiap pelanggan merasa aman, tenang, dan tiba di tempat tujuan dengan selamat. Kelaikan sarana adalah harga mati,” tegasnya.
Cahyo berharap seluruh armada di wilayah kerjanya dapat dinyatakan laik operasi 100 persen.
Sinergi Antara Regulator dan Operator
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, menyebut kegiatan itu sebagai bentuk sinergi positif antara regulator dan operator dalam memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Ramp check bersama ini merupakan sinergi baik antara BTP Surabaya DJKA dengan operator, dalam hal ini KAI Daop 9 Jember. Tujuannya satu, yaitu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Denny.
Menurut Denny, berbagai item yang diperiksa harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebagaimana diatur dalam PM 63 Tahun 2019. “Hasilnya, secara umum KAI sudah memenuhi semua standar, hanya ada beberapa hal kecil yang perlu dilengkapi,” katanya.
Hasil Sementara dan Penyempurnaan
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya temuan lapangan bersifat minor dan ringan, yang bisa segera dilengkapi dalam beberapa hari ke depan tanpa mengganggu operasional perjalanan kereta api. “Secara umum semua prasarana maupun sarana sudah siap, hanya ada hal-hal kecil seperti penambahan signage atau penerangan lampu di beberapa titik. Itu pun ringan sekali dan bisa segera disempurnakan,” ungkap Denny.
Ia menambahkan, hasil akhir dari ramp check ini diharapkan mampu menghasilkan pelayanan transportasi kereta api yang andal, taktis, serta memastikan perjalanan penumpang berjalan aman dan terkendali selama masa Nataru.
Selain pemeriksaan sarana, BTP Surabaya juga terus memantau progres peningkatan jalur KA Jember-Kalisat yang disebut tetap berjalan normal tanpa mengganggu operasional perjalanan kereta api secara signifikan.