
Proyek Biogas di Palu Dukung Ekonomi Sirkular
Sebuah konsorsium yang dipimpin oleh PT Kanadevia Corporation, bersama Kirkheaton Ltd dan sebuah perusahaan gas Jepang, telah mendapatkan hibah dari Pemerintah Jepang untuk memajukan studi kelayakan pengolahan sampah kota menjadi produk ekonomi sirkular seperti biogas dan pupuk di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Proyek ini diharapkan dapat memberikan solusi berkelanjutan bagi masalah lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.
"Pemerintah Jepang telah menyetujui subsidi studi kelayakan untuk Proyek Biogas di Palu, yang memberi kami momentum luar biasa untuk mewujudkan proyek ini," ujar Aono Yasukazu, Direktur Operasional PT Kanadevia Indonesia, dalam keterangan tertulis di Palu, Minggu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
PT Kanadevia Corporation didirikan pada tahun 1934 di Osaka dan Tokyo, Jepang. Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar yang diperkirakan mencapai US$304 miliar dan terdaftar di Bursa Efek Tokyo. Keberadaannya sebagai salah satu perusahaan besar di Jepang menjadikannya mitra yang kuat dalam proyek ini.
Untuk memastikan keberhasilan proyek, Kanadevia bekerja sama dengan beberapa perusahaan, termasuk Kirkheaton Co. Ltd., sebuah konsultan Jepang, dan sebuah perusahaan gas Jepang. Kemitraan ini diharapkan bisa mengoptimalkan sumber daya dan pengetahuan teknis yang diperlukan dalam pengelolaan sampah kota.
Pemerintah Kota Palu, yang dipimpin oleh Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, mengadakan pertemuan lanjutan mengenai kerja sama proyek Biogas di Kantor Wali Kota Palu, Jumat (3/9). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Sekretaris Kota Palu Irmayanti Petalolo, serta instansi teknis terkait.
Perwakilan dari konsorsium antara lain Aono Yasukazu, Direktur Operasional PT Kanadevia Indonesia, dan John Sliwowski, Kepala Kantor Perwakilan Kirkheaton Ltd untuk Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, para investor meminta dukungan dari Pemerintah Kota Palu, termasuk ketersediaan data produksi sampah industri dan non-industri dari Kota Palu dan kabupaten sekitarnya.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menegaskan kesiapannya untuk mendukung setiap kebutuhan investor selama tahap Studi Kelayakan (FS). "Kami berharap FS dapat diselesaikan sesegera mungkin, dan kami akan melanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan Biogas," ujarnya.
Selanjutnya, diskusi sudah berlangsung dengan Pemerintah Kota Palu mengenai dua lokasi potensial untuk proyek Biogas. Lokasi-lokasi ini dipilih berdasarkan analisis kelayakan dan kemampuan infrastruktur yang ada. Proses ini diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek yang berpotensi menjadi model inovatif dalam pengelolaan sampah dan energi terbarukan.