
Sejarah dan Struktur Universitas Tarumanagara
Universitas Tarumanagara (Untar) adalah salah satu perguruan tinggi swasta tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1959. Kampus ini memiliki dua kampus utama yang terletak di kawasan strategis Jakarta Barat, dengan jumlah mahasiswa yang mencapai ribuan setiap tahunnya. Untar menawarkan berbagai program studi yang mencakup hukum, ekonomi dan bisnis, teknik, teknologi informasi, seni, komunikasi, serta kedokteran.
Reputasinya dikenal dalam bidang akademik maupun pengembangan karakter mahasiswa. Selain kampus besar, Yayasan Tarumanagara juga mengelola Rumah Sakit Royal Taruma serta sejumlah bisnis properti seperti Untar Residenc dan PT Taruma Bhakti Usaha.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pemilik dan Pengelola Universitas Tarumanagara
Secara kelembagaan, Universitas Tarumanagara berada di bawah naungan Yayasan Tarumanagara (Tarumanegara Foundation). Yayasan ini tidak dimiliki oleh satu pemilik atau keluarga, melainkan didirikan oleh sekelompok tokoh penting pada tahun 1959. Pengurus yayasan dipilih secara periodik, sehingga struktur organisasi tetap dinamis dan profesional.
Yayasan Tarumanagara didirikan oleh para tokoh sosial dari Perhimpunan Candra Naya pada tahun 1959. Gagasan untuk mendirikan universitas muncul pada tahun 1957, atas inisiatif Kwee Hwat Djien, yang kemudian membangun Yayasan Tarumanagara pada 18 Juni 1959. Nama "Taruma Negara" diambil dari salah satu kerajaan tertua di Indonesia.
Awal Berdirinya Universitas Tarumanagara
Perguruan Tinggi Ekonomi Tarumanagara menjadi lembaga pendidikan pertama yang didirikan oleh Yayasan Tarumanagara. Perkuliahan dimulai pada 15 Oktober 1959 di Gedung Candra Naya, Jalan Gajah Mada 188, dengan kepemimpinan Kho Oen Bik sebagai dekan dan Lo Kiem Tjing sebagai wakil dekan.
Perkembangan berikutnya terjadi pada 1 Oktober 1962, saat Sekolah Kejuruan Teknik Arsitektur berdiri. Sekolah ini kemudian berkembang menjadi Fakultas Teknik dengan jurusan Arsitektur, yang dikenal sebagai salah satu jurusan arsitektur swasta tertua di Indonesia.
Perluasan Bidang Akademik
Pada 1 Oktober 1965, Untar memperluas bidang akademiknya dengan membuka Fakultas Kedokteran yang menaungi Program Studi S1 Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter. Namun, dinamika politik nasional, khususnya peristiwa G30S pada 1966, membuat aktivitas perkuliahan di sejumlah fakultas terganggu. Bahkan, jurusan bahasa-bahasa modern seperti Bahasa Inggris harus ditutup, dan mahasiswanya dipindahkan ke Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Perkembangan dan Pertumbuhan
Titik balik Untar masuk dalam deretan kampus swasta ternama di Tanah Air bermula dari tahun 1967, di mana Yayasan Taruma selesai membangun gedung kampus baru di Jalan S. Parman, Jakarta Barat. Seiring waktu, kampus ini terus berkembang, khususnya pada dekade 1990-an.
Saat ini, Ketua Yayasan Tarumanegara dijabat oleh Ariawan Gunadi. Di dunia akademik, namanya cukup populer. Ariawan Gunadi pernah mencatat rekor sebagai profesor dan guru besar termuda di bidang hukum bisnis Indonesia menurut rekor MURI saat usianya 38 tahun. Sebelumnya, pria kelahiran 19 Maret 1985 ini juga meraih gelar Doktor termuda di Universitas Indonesia (UI) pada usia 27 tahun dengan predikat cumlaude.
Visi dan Misi Yayasan Tarumanagara
Yayasan Tarumanagara memiliki visi untuk menjadikan Untar sebagai institusi pendidikan unggulan yang berkomitmen pada pengembangan sumber daya manusia, kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan struktur organisasi yang jelas dan pengelolaan yang profesional, yayasan terus berupaya memperkuat posisi Untar sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia.
Kampus Utama dan Fasilitas
Kampus I Untar berada di Jalan Letjen S. Parman, Grogol, yang menjadi pusat kegiatan akademik utama. Sementara Kampus II terletak di kawasan Tanjung Duren Utara dan mendukung berbagai aktivitas perkuliahan serta laboratorium. Kedua kampus ini dilengkapi dengan fasilitas pendidikan yang lengkap, termasuk perpustakaan, ruang kelas, dan laboratorium modern.