
Peningkatan Pengamanan di Kabupaten Yahukimo Pasca-Penembakan Komandan KKB
Pada malam hari, seorang pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) ditembak oleh aparat di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (7/11/2025), dan sejak saat itu pengamanan di wilayah tersebut semakin diperketat. Tindakan penguatan keamanan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari analisis dan evaluasi situasi keamanan yang dilakukan oleh pihak berwajib.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa peningkatan pengamanan tersebut merupakan respons atas situasi yang ada di wilayah Yahukimo. Ia menyampaikan pernyataannya pada Selasa (11/11/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Personel gabungan dari Polres Yahukimo, Satuan Brimob, serta Satgas Operasi Damai Cartenz kini melakukan patroli intensif dan mendirikan pos pengamanan di beberapa titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan yang bisa muncul setelah operasi penegakan hukum dilakukan.
"Kami akan terus memantau setiap pergerakan mencurigakan guna memastikan stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga," ujar Cahyo.
Diketahui bahwa pimpinan KKB yang berhasil dilumpuhkan adalah Lipes Sobolim alias Cocor Sobolim. Ia mengklaim diri sebagai Komandan Batalyon Semut Merah KKB Kodap Yahukimo. Berdasarkan data analisis dan evaluasi Polda Papua per 23 Oktober 2025, wilayah Yahukimo mencatat 22 kejadian menonjol dengan total 34 korban jiwa.
Saat ini, kondisi keamanan di ibukota Kabupaten Yahukimo terpantau aman dan terkendali setelah operasi penegakan hukum dilaksanakan. Namun, pihak berwajib tetap waspada terhadap kemungkinan aktivitas KKB yang masih berlangsung di daerah tersebut.
Penangkapan Anggota KKB di Kabupaten Nabire
Selain di Yahukimo, penangkapan anggota KKB juga terjadi di Kabupaten Nabire. Anggota KKB bernama Jayainus Pogau alias Supi Pogau ditangkap oleh Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire. Penangkapan ini berlangsung pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 15.10 WIT di kawasan Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Pogau mengaku sebagai Komandan Batalyon Hetobia Kodap III Nduga di bawah pimpinan Aibon Kogoya. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari hasil penyelidikan tim sejak pukul 07.05 WIT. Petugas berhasil mendeteksi keberadaan pelaku di sekitar lokasi pasar.
Setelah memastikan identitasnya, tim gabungan langsung melakukan penyergapan dan penangkapan tanpa adanya perlawanan berarti. "Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Satgas Damai Cartenz dengan jajaran Polres Nabire dalam menekan aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Papua," ujar Brigjen Faizal.
Upaya Bersama dalam Menjaga Keamanan Wilayah
Penangkapan dan peningkatan pengamanan di wilayah Papua menunjukkan komitmen pihak berwajib dalam menjaga stabilitas keamanan. Dengan kolaborasi antara berbagai satuan dan instansi, upaya ini bertujuan untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan dan memastikan masyarakat dapat hidup dalam ketenangan.
Selain itu, pihak berwajib juga terus melakukan analisis dan evaluasi situasi keamanan secara berkala. Hal ini penting untuk mengidentifikasi ancaman potensial dan merancang strategi penanggulangan yang tepat sasaran.