Peminat Jam Tangan Mewah Melonjak

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Peminat Jam Tangan Mewah Melonjak

Pertumbuhan Pasar Jam Tangan Mewah di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap jam tangan mewah terus meningkat. Peningkatan ini bukan hanya sebagai penunjang penampilan, tetapi juga sebagai bentuk investasi bernilai tinggi. Jam tangan kini dipandang sebagai simbol prestise dan identitas personal yang mencerminkan karakter serta pencapaian pemakainya. Fenomena ini turut mendorong berkembangnya pasar jam tangan koleksi di Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Industri jam tangan alias horologi di level kolektor, khususnya di Jakarta pun menemukan momentumnya saat ini. Pasar kolektor jam tangan tumbuh di saat banyak sektor lain justru berhitung hati-hati menghadapi tekanan ekonomi global. Laporan Morgan Stanley & Deloitte Watch Industry Report 2024 menunjukkan industri jam tangan mewah global (Swiss watch exports) tetap tumbuh sekitar 8 persen meski ekonomi dunia melambat akibat inflasi dan ketidakpastian geopolitik.

Nilai ekspor jam tangan Swiss bahkan mencapai rekor CHF 27 miliar atau naik dari Rp 24,8 miliar pada 2022. Dalam konteks Indonesia, negeri ini memang tidak memproduksi jam tangan mewah dalam skala besar, tetapi pasarnya berkembang pesat, terutama di Jakarta, Surabaya, dan Bali. Semakin banyak komunitas penggemar jam tangan yang terbentuk, mulai dari kalangan profesional muda hingga kolektor senior. Mereka tidak hanya mengejar keindahan desain, tetapi juga nilai historis dan eksklusivitas sebuah karya horologi.

Jakarta, sebagai pusat ekonomi dan gaya hidup modern, menjadi panggung utama berkembangnya pasar ini. Manfaatkan momentum positif itu, Watches Trader meresmikan butik mewah terbarunya di Prosperity Tower 11G, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Oktober 2025. Pembukaan butik ini sekaligus menjadi tonggak ekspansi setelah tujuh tahun beroperasi di Surabaya.

General Manager Watches Trader Indonesia, Sugeng Soeparta, menuturkan bahwa pembukaan butik di Jakarta merupakan strategi untuk menjangkau pelanggan lebih dekat. “Kami berasal dari Surabaya, tapi hampir 60 persen pelanggan kami berasal dari Jakarta. Karena itu, pembukaan butik di SCBD adalah langkah yang sudah lama dinantikan,” kata Sugeng dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada awal November 2025. Menurutnya, kawasan tersebut merepresentasikan gaya hidup dan bisnis kelas atas yang sejalan dengan karakter pasar jam tangan mewah.

Dalam acara peresmian itu, para tamu mendapat kesempatan menikmati pameran eksklusif yang menampilkan koleksi dari merek ternama seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, Vacheron Constantin, dan F.P. Journe. Sugeng menyebut bahwa beberapa model yang dipamerkan termasuk kategori langka. “Ada jam yang di dunia hanya tersedia dua atau lima unit, dan melalui jaringan kami, pelanggan bisa mendapatkannya,” ujarnya.

Watches Trader memperkenalkan sejumlah layanan tambahan bagi kolektor jam tangan mewah, termasuk sistem trade-in, buy-back, hingga penitipan atau consignment. Menurut Sugeng, layanan ini memudahkan pelanggan dalam mengelola koleksi mereka. “Kalau kolektor ingin menjual atau upgrade ke merek lain, kami bantu prosesnya dengan transparan,” katanya. Selain itu, perusahaan juga menekankan pentingnya keaslian dalam setiap transaksi. “Tim kami terdiri dari watch expert berpengalaman lebih dari 10 tahun, sehingga mampu mengenali keaslian jam tangan secara akurat.” Ia menambahkan, perawatan yang baik bukan hanya menjaga fungsi, tetapi juga mempertahankan nilai investasi dari jam tangan itu sendiri.

Ke depan, Sugeng mengungkapkan bahwa Watches Trader memiliki ambisi lebih besar. “Kami ingin memperluas jaringan ke luar negeri, terutama ke Malaysia dan Singapura. Harapannya, Watches Trader bisa menjadi pemain besar di Asia Tenggara dan memperkenalkan reputasi Indonesia di pasar jam tangan internasional,” katanya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan