
Kerjasama Strategis Pemkab Bangka Tengah dan BSI untuk Layanan Perbankan Syariah
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) telah menjalin kerjasama strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Pangkalpinang. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk memperluas akses layanan perbankan syariah bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemkab Bateng dan BSI bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan berbasis syariah. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan UMKM di daerah ini serta membuka peluang program pemerintah daerah berhaji melalui BSI.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kami bersama BSI ingin memudahkan masyarakat dalam layanan perbankan syariah. Di antaranya menggandeng UMKM di Bangka Tengah, membuka kesempatan program pemerintah daerah berhaji melalui BSI,” ujarnya pada Jumat (24/10/2025).
Selain itu, Pemkab Bateng juga telah merancang bantuan pembiayaan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bateng. Algafry menambahkan bahwa rencana ini akan mencakup berbagai kegiatan lainnya, termasuk perumahan PNS yang akan direncanakan bekerja sama dengan BSI.
Menurut Algafry, hubungan kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. Ia berharap melalui kerja sama ini, semua sektor yang dapat menjadi penopang perekonomian Kabupaten Bangka Tengah akan mendapatkan dukungan, termasuk para pembudidaya ikan air tawar.
Program Inovatif BSI untuk Mendukung Pembangunan di Bangka Tengah
Kepala Cabang BSI Pangkalpinang, Firmansyah menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi pimpinan CEO Regional PT BSI Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama Bupati Bangka Tengah beberapa pekan lalu.
“Dalam rangka kerja sama antara BSI dan Pemkab Bateng, BSI menawarkan berbagai program inovatif untuk mendukung pembangunan di Bangka Tengah,” jelas Firmansyah.
Salah satu program yang ditawarkan oleh BSI adalah digitalisasi layanan rumah sakit. Selain itu, BSI juga menawarkan solusi berbasis digital untuk meningkatkan pelayanan di sektor kesehatan.
Keuntungan Kolaborasi untuk Masyarakat dan Sektor Ekonomi
Kolaborasi antara Pemkab Bateng dan BSI diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Dengan adanya layanan perbankan syariah yang lebih mudah diakses, masyarakat akan memiliki akses yang lebih luas terhadap produk dan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Selain itu, kerjasama ini juga akan memperkuat sektor-sektor ekonomi seperti UMKM dan pertanian. Dengan dukungan BSI, pelaku usaha kecil dan menengah di Bangka Tengah akan lebih mudah memperoleh modal dan fasilitas yang dibutuhkan untuk berkembang.
Program-program inovatif yang ditawarkan oleh BSI juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Digitalisasi layanan rumah sakit akan mempercepat proses pengajuan dan pemberian layanan medis, sehingga masyarakat akan lebih mudah mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun kolaborasi ini menawarkan banyak peluang, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah memastikan bahwa layanan perbankan syariah dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil. Selain itu, diperlukan sosialisasi yang intensif agar masyarakat lebih memahami dan memanfaatkan layanan perbankan syariah secara optimal.
Namun, dengan komitmen yang kuat dari Pemkab Bateng dan BSI, serta dukungan dari berbagai pihak, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam penerapan layanan perbankan syariah di daerah-daerah lain di Indonesia.