
Kasus Mobil Bergoyang di Kuantan Hilir, Oknum Kades dan Janda Dinikahkan Warga
Sebuah insiden yang mengejutkan terjadi di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Seorang oknum Kepala Desa dari Kecamatan Logas Tanah Darat dan seorang wanita paruh baya asal Kuantan Hilir Seberang diketahui melakukan perbuatan tak pantas di dalam mobil. Insiden ini langsung mendapat respon cepat dari pihak berwajib dan masyarakat setempat.
Penyelidikan oleh Dinsos PMD Kuansing
Menurut informasi yang diperoleh, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kuansing, Erdison, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa informasi tersebut datang dari media sosial.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Begitu dapat informasi, saya langsung tugaskan bidang PMD untuk menyelidiki kebenaran informasi itu," ujar Erdison. Ia menjelaskan bahwa timnya sedang melakukan klarifikasi terhadap oknum Kades tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait sanksi yang akan diberikan karena masih dalam proses penyelidikan.
"Kami juga akan memanggil pihak-pihak terkait agar masalah ini terang benderang," tambahnya.
Sidang Warga dan Perkawinan Pasangan Tersebut
Insiden ini tidak hanya menjadi perhatian dari aparat, tetapi juga dari warga setempat. Dalam sebuah sidang yang digelar malam hari, oknum Kades tersebut diadili oleh warga dan tokoh adat di Kantor Lurah Pasar Usang. Sementara itu, wanita yang terlibat diamanankan di Mapolsek untuk menghindari amukan warga.
Lurah Pasar Usang, Eka Putra, menjelaskan bahwa dari hasil sidang tersebut, oknum Kades mengakui perbuatannya. "Perbuatan mereka mencemari kampung kami. Kami kemudian menghubungi pihak keluarga kedua belah pihak. Berdasarkan kesepakatan keluarga, pasangan tersebut akhirnya dinikahkan," ujar Eka.
Awal Terbongkarnya Insiden
Awal mula terbongkarnya insiden ini bermula dari laporan seorang karyawan minimarket yang curiga melihat mobil tersebut lama terparkir di depan toko. Karena curiga, karyawan tersebut melaporkan hal tersebut kepada pemuda setempat.
"Warga langsung datang untuk memeriksa diam-diam. Mereka melihat seorang pria dan wanita di bangku tengah, pakaian wanita sudah tidak lengkap. Si pria langsung berpindah ke kursi sopir ketika melihat warga di luar," ungkap Eka.
Tindakan Polisi
Sementara itu, Kapolsek Kuantan Hilir, IPTU Edi Winoto, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan bahwa wanita tersebut diketahui berstatus janda. IPTU Edi menjelaskan bahwa pihaknya hanya mengamankan situasi agar tidak terjadi aksi anarki.
"Oknum Kades disidang warga dan tokoh adat di Kantor Lurah Pasar Usang, sementara si wanita kita amankan di Mapolsek untuk menghindari amukan warga," ujar IPTU Edi.
Kesimpulan
Insiden ini menjadi peringatan bagi para pejabat dan masyarakat tentang pentingnya menjaga etika dan moral. Meskipun kasus ini telah selesai dengan perkawinan antara oknum Kades dan janda tersebut, tindakan yang dilakukan oleh warga setempat menunjukkan betapa seriusnya isu ini dianggap oleh masyarakat.