Pemkot Bontang Pastikan Dapur MBG Miliki Izin, Keamanan Pangan Jadi Prioritas

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 19x dilihat
Pemkot Bontang Pastikan Dapur MBG Miliki Izin, Keamanan Pangan Jadi Prioritas


aiotrade.app
, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Bontang meningkatkan pengawasan terhadap standar kebersihan dan kehalalan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), setelah munculnya kasus keracunan makanan di berbagai daerah.

Langkah ini dilakukan melalui pemeriksaan perizinan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan sertifikat kesehatan di Sentra Pangan dan Produk Gizi (SPPG), yang menjadi pusat penyediaan menu MBG.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan upaya strategis untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.

"Tujuan utama kami adalah memastikan semua pelaku usaha kuliner di Bontang, termasuk di dapur MBG, memiliki izin resmi, memenuhi aspek higiene, serta memiliki sertifikat kesehatan. Ini penting agar makanan yang dikonsumsi oleh penerima MBG aman, sehat, dan berkualitas," ujarnya dalam keterangan resmi.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara DPMPTSP dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, dengan fokus pada area pengolahan makanan di sentra-sentra kuliner produktif.

Tim gabungan melakukan verifikasi lapangan terhadap kepatuhan pelaku usaha dalam menerapkan standar kebersihan, sanitasi, dan kehalalan produk sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dapur MBG di sentra SPPG merupakan salah satu basis kuliner produktif di Kota Bontang. Kami ingin menjadikan area ini sebagai contoh penerapan standar higiene dan kesehatan yang baik, sehingga bisa menjadi tolok ukur bagi pelaku usaha lainnya," tambah Aspiannur.

Selain itu, monitoring berkala juga bertujuan sebagai langkah preventif terhadap potensi insiden keracunan makanan yang sering muncul di publik.

Melalui pendampingan yang terukur, pelaku usaha SPPG diharapkan semakin sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam setiap lini operasional dapur.

Adapun, Aspiannur berharap dapat memperkuat sistem jaminan mutu dan keamanan pangan, sekaligus menciptakan ekosistem usaha kuliner yang sehat, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di Kota Bontang.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah Kota Bontang

  • Pemantauan Perizinan
    Pemerintah melakukan pemantauan terhadap surat izin laik higiene sanitasi (SLHS) dan sertifikat kesehatan dari pelaku usaha kuliner. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua pelaku usaha telah memenuhi standar kebersihan dan kehalalan.

  • Verifikasi Lapangan
    Tim gabungan dari DPMPTSP dan Dinkes melakukan verifikasi langsung ke lokasi pengolahan makanan di sentra-sentra kuliner. Tujuannya adalah untuk memastikan kepatuhan terhadap standar sanitasi dan higiene.

  • Peningkatan Kesadaran Pelaku Usaha
    Melalui pendampingan dan sosialisasi, pelaku usaha diharapkan lebih memahami pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam setiap proses operasional.

  • Pembentukan Contoh Terbaik
    Sentra SPPG dianggap sebagai pusat kuliner produktif. Pemerintah ingin menjadikannya sebagai contoh penerapan standar higiene dan kesehatan yang baik, sehingga bisa menjadi acuan bagi pelaku usaha lainnya.

  • Mencegah Keracunan Makanan
    Monitoring berkala bertujuan untuk mencegah terjadinya insiden keracunan makanan yang belakangan ini marak terjadi di berbagai daerah.

Manfaat dari Program Monitoring

  • Keamanan Pangan
    Dengan adanya monitoring, masyarakat yang menerima makanan gratis dari program MBG dapat merasa aman dan yakin bahwa makanan yang diterima bersih dan sehat.

  • Peningkatan Kualitas Layanan
    Pelaku usaha yang terpantau akan lebih giat dalam menjaga kualitas layanan mereka, karena tahu bahwa mereka sedang diawasi secara langsung.

  • Penguatan Sistem Jaminan Mutu
    Program ini diharapkan mampu memperkuat sistem jaminan mutu pangan, sehingga dapat memberikan rasa percaya kepada masyarakat terhadap layanan pemerintah.

  • Ekosistem Usaha Kuliner yang Sehat
    Dengan peningkatan kesadaran dan kualitas layanan, diharapkan tercipta ekosistem usaha kuliner yang sehat, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan