Pemkot Depok Pantau Pembuangan Sampah di Kali Cabang Timur yang Sebabkan Banjir Margonda

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Pemkot Depok Pantau Pembuangan Sampah di Kali Cabang Timur yang Sebabkan Banjir Margonda
Pemkot Depok Pantau Pembuangan Sampah di Kali Cabang Timur yang Sebabkan Banjir Margonda

Penanganan Banjir di Kali Cabang Timur

Wali Kota Depok, Supian Suri, memberikan instruksi untuk meningkatkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sepanjang aliran Kali Cabang Timur yang berada di pinggiran Jalan Margonda Raya. Langkah ini dilakukan karena jalur utama tersebut sering tergenang banjir saat hujan lebat. Penyebab utamanya adalah saluran Kali Cabang Timur yang tersumbat oleh sampah.

Dengan adanya CCTV, diharapkan para pelaku pembuangan sampah ke sungai dapat lebih waspada dan menghentikan tindakan tersebut. "Seperti tadi di depan Detos kan, untuk alat berat ambil sampahnya itu susah, nanti setelah itu kita buat jaring-jaring," ujar Supian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk memiliki kesadaran dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai. Pemkot Depok akan memberikan sanksi bagi mereka yang melanggar aturan ini. "Makanya Insya Allah, tolong perbanyak CCTV di titik-titik yang kita bisa monitor siapa sih yang buang sampah-sampah liar seperti ini," tegasnya.

Pemkot Depok juga melakukan pemasangan jaring-jaring di beberapa titik di Kali Cabang Timur. Sampah-sampah yang terjaring akan secara rutin dibersihkan agar aliran air dapat lancar mengalir. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Penyebab Banjir di Jalan Margonda Raya

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama Wakilnya Chandra Rahmansyah meninjau lokasi yang kerap tergenang banjir di Jalan Margonda Raya, Kamis (23/10/2024). Mereka didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianti, untuk mencari penyebab banjir di lokasi tersebut.

Saat meninjau lokasi tersebut, Supian-Chandra menemukan aliran Kali Cabang Timur di pinggiran Jalan Margonda Raya dipenuhi sampah. Sampah-sampah tersebut menyumbat drainase hingga air hujan terhambat masuk ke aliran sungai.

"Pertama, kita sama-sama tahu kejadian beberapa bulan yang lalu, Margonda banjir, macet panjang. Dari situ kan kita coba telusuri penyebab-penyebab banjir," kata Supian di lokasi.

"Nah, salah satu yang kita temui dari mulai ITC sana ke titik ini (Detos), ternyata memang salah satunya adalah sampah yang menumpuk di sepanjang saluran air ini, Kali Cabang Timur," sambungnya.

Dari sidak tersebut, Supian menemukan bahwa penyebab tumpukan sampah sulit diangkut karena tersangkut kolong drainase. Sampah yang ditemukan bukan hanya sampah rumah tangga melainkan juga bangku, batang pohon hingga bangku.

Temuan lain, saluran drainase mengalami penyempitan bahkan ada yang ditutup beton jalan. "Karena memang kondisi di lapangan banyak titik-titik yang sudah tertutup dengan jalan, beton, termasuk titik tadi di depan Detos, sehingga sulit sekali buat ngambil sampah-sampah itu," ujarnya.

Menurut Supian, hal inilah yang kerap menyebabkan wilayah Margonda banjir saat hujan deras. Parahnya lagi, posisi aliran kali lebih tinggi dari jalan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan