Pemkot Jakarta Selatan Tertibkan Kios Barito, Pindahkan ke Lenteng Agung

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Pemkot Jakarta Selatan Tertibkan Kios Barito, Pindahkan ke Lenteng Agung

Penertiban Pedagang di Taman Ayodya dan Taman Langsat

Pemkot Jakarta Selatan (Jaksel) mengambil langkah tegas dengan mulai membongkar kios pedagang Barito yang berjualan di Taman Ayodya dan Taman Langsat, Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru. Penertiban ini dilakukan oleh Tim Penertiban Terpadu Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan yang melibatkan unsur Polri, TNI, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tidak Mengindahkan Surat Peringatan

Langkah tegas ini dilakukan setelah para pedagang tidak mengindahkan Surat Peringatan Kesatu hingga Ketiga yang telah diberikan oleh Satpol PP Jakarta Selatan. Mereka sebelumnya telah diberi waktu untuk pindah ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, lokasi baru yang telah disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Penertiban ini merupakan bagian dari rencana revitalisasi Taman Ayodya, Taman Langsat dan Taman Leuser. Di mana para pedagang eks Lokasi Sementara telah kami berikan sosialisasi dan surat peringatan satu sampai tiga, namun karena tidak juga mengosongkan tempat usaha, maka kami laksanakan penertiban terpadu," jelas M. Anwar, Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (27/10).

Relokasi ke Sentra Kuliner Lenteng Agung

Sebelumnya, Pemkot Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) telah memberikan sosialisasi agar para pedagang bersedia direlokasi ke lokasi baru. Tempat tersebut dinilai lebih layak, higienis, dan strategis, sehingga dapat menunjang aktivitas usaha dengan lebih baik.

"Secara legalitas penempatan Lokasi Sementara Usaha Mikro/Pedagang Kaki Lima JS 25, 26, 30 dan 96 telah habis masa berlakunya dan tidak diperpanjang. Sehingga tempat usaha eks Lokasi Sementara tersebut harus dikembalikan oleh pedagang dalam keadaan kosong seperti semula," lanjut Anwar.

Proses Relokasi yang Tertib dan Humanis

Pemerintah memastikan bahwa proses relokasi dilakukan secara tertib dan humanis. Pedagang yang sudah mendaftar untuk pindah ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung akan mendapatkan pendampingan dari pihak terkait.

"Para pedagang eks Lokasi Sementara yang telah mendaftar ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung akan segera difasilitasi perpindahannya oleh Suku Dinas PPKUKM," kata Anwar.

Harapan Pemkot Jakarta Selatan

Dengan langkah ini, Pemkot Jakarta Selatan berharap fungsi taman kota bisa kembali optimal sebagai ruang terbuka hijau sekaligus menjaga ketertiban lingkungan. Penertiban ini juga bertujuan untuk memastikan penggunaan lahan yang sesuai dengan rencana tata ruang dan kebutuhan masyarakat.

Keuntungan bagi Masyarakat

Taman-taman yang direvitalisasi akan menjadi tempat yang lebih nyaman dan aman bagi warga. Selain itu, keberadaan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung diharapkan mampu memberikan peluang usaha yang lebih baik bagi para pedagang.

Tanggapan dari Pedagang

Beberapa pedagang mengungkapkan bahwa mereka merasa kesulitan dengan perubahan ini, tetapi mereka tetap berkomitmen untuk mematuhi aturan yang diberlakukan. Beberapa dari mereka juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan selama proses relokasi.

Langkah Berkelanjutan

Pemkot Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap taman-taman kota agar tetap menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, taman-taman ini akan tetap menjadi tempat yang indah dan sehat untuk berbagai kegiatan masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan