Pemprov Bali Lakukan Gotong Royong Berencana untuk Lindungi Ekologi Pulau Dewata

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 26x dilihat
Pemprov Bali Lakukan Gotong Royong Berencana untuk Lindungi Ekologi Pulau Dewata
Pemprov Bali Lakukan Gotong Royong Berencana untuk Lindungi Ekologi Pulau Dewata

Gotong Royong Semesta Berencana di Bali

Pada hari Minggu, tanggal 26 Oktober 2025, Gubernur Bali, Wayan Koster, memimpin kegiatan Gotong Royong Semesta Berencana yang ditandai dengan penanaman pohon di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat ketahanan ekologi dan mendukung kelestarian sumber daya alam serta lingkungan hidup di Provinsi Bali secara berkelanjutan.

Kegiatan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Bali oleh Bupati/Walikota se-Bali, hingga Pegawai Pemerintah Provinsi, Pegawai Pemerintah Kota/Kabupaten, Aparat TNI/Polri, Kepala Desa, Lurah, Bandesa Adat, masyarakat, Pelajar, dan Komunitas Lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penanaman Pohon dan Bersih-Bersih Sungai

Dalam kegiatan ini, sebanyak 591,39 hektar lahan di Provinsi Bali ditanami pohon. Selain itu, kegiatan juga mencakup bersih-bersih sungai sepanjang 492,2 km yang diikuti oleh 36.500 orang peserta. Jumlah personil yang terlibat dalam penanaman pohon mencapai 29.289 orang, dengan total bibit yang ditanam sebanyak 35.750 pohon.

Bibit-bibit pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, antara lain: * Tanaman Buah: 19.200 bibit * Tanaman Kayu / Penghijauan: 3.980 bibit * Tanaman Upacara / Bunga: 1.260 bibit * Tanaman Kelapa: 2.850 bibit * Tanaman Konservasi / Khusus: 8.460 bibit

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pohon yang ditanam memiliki peran penting sebagai sumber upakara, pangan, kesehatan, dan keseimbangan ekologis. Ia menyebutkan 25 jenis pohon yang ditanam, antara lain: Jepun, Jempiring, Sandat, Pucuk Merah, Cempaka, Durian, Alpukat, Nangka, Kelapa Genjah, Klengkeng, Sukun, Mangga, Pule, Cemara, Badung, Beringin, Trembesi, Mahoni, Tabebuya, Jati, Ketapang Kencana, Ketapang Laut, dan Ketimus.

Mencegah Banjir dengan Bersih-Bersih Sungai

Selain penanaman pohon, kegiatan bersih-bersih sungai dilakukan untuk membersihkan sumbatan-sumbatan dan kotoran yang menghambat aliran air sungai. Tujuannya adalah untuk mencegah banjir yang biasanya terjadi pada musim hujan, terutama pada bulan November-Desember 2025, serta Januari-Februari 2026.

Gubernur Bali, yang berasal dari Desa Sembiran, Buleleng, didampingi oleh Danrem 163/Wirasatya, Ida Idewa Agung Hadisaputra, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menjelaskan pentingnya kegiatan ini dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah bencana alam.

Lokasi Kegiatan di Tingkat Provinsi

Di tingkat Provinsi, kegiatan dilaksanakan di tiga lokasi Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu: * Sungai/Tukad Ayung, Tukad Badung, dan Tukad Mati * Tukad Ayung, dengan panjang 71,79 km, melintasi 4 Wilayah (Bangli, Gianyar, Badung, dan Denpasar), 7 Kecamatan, dan 25 Desa * Tukad Badung, dengan panjang 19,60 km, melintasi 2 Wilayah (Badung dan Denpasar), 5 Kecamatan, dan 15 Desa/Kelurahan * Tukad Mati, dengan panjang 22,41 km, melintasi 2 Wilayah (Badung dan Denpasar), 5 Kecamatan, dan 13 Desa/Kelurahan

Kegiatan di Tingkat Kabupaten

Di tingkat Kabupaten (di luar Bangli, Badung, Gianyar, dan Denpasar), yaitu Jembrana, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan, kegiatan dilaksanakan di wilayah DAS yang menjadi prioritas masing-masing Kabupaten, dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan bencana.

Gubernur Bali, yang merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung, mengucapkan terima kasih kepada Danrem 163/Wira Satya dan jajaran, Kapolda Bali dan jajaran, Bupati dan Walikota se-Bali, pegawai Pemprov dan Kabupaten/Kota, Kelurahan, Desa dan Desa Adat, serta komunitas yang telah berpartisipasi aktif mensukseskan Gotong Royong Semesta Berencana.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan