
Gotong Royong Semesta Berencana di Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster, memimpin kegiatan Gotong Royong Semesta Berencana yang ditandai dengan penanaman pohon di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung pada hari Minggu (Redite Umanis, Warigadean), 26 Oktober 2025 pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekologi dan mendukung kelestarian sumber daya alam serta lingkungan hidup di Provinsi Bali secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Bali oleh Bupati/Walikota se-Bali, hingga Pegawai Pemerintah Provinsi, Pegawai Pemerintah Kota/Kabupaten, Aparat TNI/Polri, Kepala Desa, Lurah, Bandesa Adat, masyarakat, Pelajar, dan Komunitas Lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Aktivitas yang Dilakukan
Selain menanam pohon dengan luas mencapai 591,39 ha di Provinsi Bali, kegiatan gotong royong ini juga melakukan bersih-bersih Sungai sepanjang 492,2 km yang diikuti oleh 36.500 orang. Personil penanaman pohon yang terlibat mencapai sebanyak 29.289 orang, dengan jumlah Bibit yang ditanam sebanyak 35.750 pohon, yang terdiri dari beberapa jenis:
- Tanaman Buah: 19.200 bibit
- Tanaman Kayu / Penghijauan: 3.980 bibit
- Tanaman Upacara / Bunga: 1.260 bibit
- Tanaman Kelapa: 2.850 bibit
- Tanaman Konservasi / Khusus: 8.460 bibit
Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pohon yang ditanam adalah pohon yang bisa dimanfaatkan untuk upakara, sumber pangan, kesehatan, dan keseimbangan ekologis. Ia menjelaskan bahwa ada sebanyak 25 jenis pohon yang ditanam, antara lain: Jepun, Jempiring, Sandat, Pucuk Merah, Cempaka, Durian, Alpukat, Nangka, Kelapa Genjah, Klengkeng, Sukun, Mangga, Pule, Cemara, Badung, Beringin, Trembesi, Mahoni, Tabebuya, Jati, Ketapang Kencana, Ketapang Laut, dan Ketimus.
Keuntungan dari Kegiatan Bersih-Bersih Sungai
”Secara khusus, kegiatan Bersih-Bersih Sungai dilaksanakan untuk membersihkan sumbatan-sumbatan dan kotoran yang menghambat aliran air sungai dan mengakibatkan banjir, guna mengantisipasi musim hujan yang puncaknya terjadi pada bulan November-Desember 2025, lanjut Januari-Pebruari 2026,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini yang didampingi oleh Danrem 163/Wirasatya, Ida Idewa Agung Hadisaputra, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta.
Rangkaian Perayaan Rahina Tumpek Wariga
Untuk diketahui bersama, bahwa Gotong Royong Semesta Berencana hari ini merupakan rangkaian perayaan Rahina Tumpek Wariga yang dilaksanakan pada hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Wariga), 25 Oktober 2025.
Di tingkat Provinsi, kegiatan dilaksanakan di 3 lokasi Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu:
- Sungai/Tukad Ayung, Tukad Badung, dan Tukad Mati
- Tukad Ayung, panjang 71,79 km, melintasi 4 Wilayah (Bangli, Gianyar, Badung, dan Denpasar); melintasi 7 Kecamatan; dan melintasi 25 Desa
- Tukad Badung, panjang 19,60 km, melintasi 2 Wilayah (Badung dan Denpasar); melintasi 5 Kecamatan; dan melintasi 15 Desa/Kelurahan
- Tukad Mati, panjang 22,41 km, melintasi 2 Wilayah (Badung dan Denpasar); melintasi 5 Kecamatan; dan melintasi 13 Desa/Kelurahan
Partisipasi dari Berbagai Pihak
Di tingkat Kabupaten (di luar Bangli, Badung, Gianyar, dan Denpasar), yaitu: Jembrana, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan, kegiatan dilaksanakan di wilayah DAS yang menjadi prioritas masing-masing Kabupaten, dengan mempertimbangkan tingkat kerawanan bencana. Gubernur Bali jebolan Institut Teknologi Bandung ini juga menyampaikan terima kasih kepada Danrem 163/Wira Satya dan jajaran, Kapolda Bali dan jajaran, Bupati dan Walikota se-Bali, pegawai Pemprov dan Kabupaten/Kota, Kelurahan, Desa dan Desa Adat, serta komunitas yang telah berpartisipasi aktif mensukseskan Gotong Royong Semesta Berencana.