
Komitmen Pemprov Banten dalam Memperkuat Sinergi dengan Brimob
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Korps Brigade Mobil (Brimob). Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banten. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri di Markas Satuan Brimob Polda Banten, Kota Serang, Jumat (14/11/2025).
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan selamat ulang tahun kepada jajaran Brimob. Ia berharap Korps Brimob terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Dirgahayu Korps Brimob Polri yang ke-80. Brimob Presisi untuk masyarakat,” ujarnya.
Komitmen Pemprov Banten dalam menjaga keamanan tidak hanya dilakukan secara mandiri, tetapi juga melalui kerja sama erat dengan Polri, TNI, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurut Andra Soni, kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Stabilitas keamanan ini, katanya, menjadi prasyarat utama bagi kelancaran pembangunan dan pelayanan publik.
Hubungan antara Keamanan dan Pertumbuhan Ekonomi
Andra Soni juga menyoroti kaitan erat antara keamanan daerah dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Banten tumbuh mencapai 5,29 persen. Pertumbuhan ini tidak lepas dari kondisi keamanan yang terjaga dengan baik.
“Kolaborasi kuat ini sejalan dengan tema HUT ke-25 Provinsi Banten, yakni ‘Kolaborasi Kuat untuk Banten Maju Adil Merata Tidak Korupsi’,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan pentingnya peran Brimob dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, terutama saat menghadapi situasi bereskalasi tinggi. Ia menyampaikan empat komitmen utama bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas, yaitu disiplin, loyal, amanah, dan ikhlas.
Kapolda Banten juga menekankan penerapan prinsip AMAN, singkatan dari Antisipatif, Modern, Akuntabel, dan Nurani.
“Semuanya Polri, Polda Banten untuk masyarakat. Kami tidak alergi terhadap kritik, terutama yang membangun,” tegas Irjen Hengki.
Peran Brimob dalam Kesiapsiagaan Bencana
Selain menjaga keamanan, Brimob juga berperan besar dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan pelaksanaan operasi SAR di wilayah Provinsi Banten. Dengan kemampuan yang dimiliki, Brimob siap memberikan bantuan darurat dan menjaga keselamatan masyarakat.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Banten, Kombes Pol Imam Suhadi, turut menyampaikan kilas balik sejarah Brimob. Ia menjelaskan bahwa satuan ini bermula pada masa pendudukan Jepang dengan nama Tokubetsu Keisatsutai atau polisi istimewa. Setelah Indonesia merdeka, Presiden Soekarno kemudian mengubah namanya menjadi Brigade Mobil, yang kini dikenal sebagai Korps Brimob Polri.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Dalam konteks yang lebih luas, keberadaan Brimob sebagai bagian dari institusi kepolisian memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks. Dengan adanya sinergi yang kuat antara Pemprov Banten dan Polri, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Selain itu, Brimob juga diharapkan mampu menjalin hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai program sosial dan edukasi. Dengan pendekatan yang humanis dan profesional, Brimob dapat menjadi mitra yang dapat dipercaya oleh masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan hidup sehari-hari.