Pemprov Kalbar Siapkan Seribu Paket Sembako di Sukadana untuk Kendalikan Inflasi

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Pemprov Kalbar Siapkan Seribu Paket Sembako di Sukadana untuk Kendalikan Inflasi
Pemprov Kalbar Siapkan Seribu Paket Sembako di Sukadana untuk Kendalikan Inflasi

Operasi Pasar untuk Menekan Inflasi di Kalimantan Barat

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali mengadakan operasi pasar sebagai upaya nyata dalam menekan laju inflasi di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Daerah Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, mulai pukul 07.00 WIB. Semua barang yang disediakan habis terjual sekitar pukul 09.00 WIB.

Operasi pasar ini merupakan bagian dari program pengendalian inflasi berkelanjutan yang rutin dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat sejak tahun 2023. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fasilitator Perdagangan Provinsi Kalbar, Helmi, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan total seribu paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula pasir. Untuk lokasi Sukadana, disiapkan lima ton beras, satu ton gula, dan satu ton minyak goreng. Jika dikemas dalam bentuk paket, jumlahnya mencapai seribu paket. Harga per paketnya adalah Rp 90 ribu.

“Kami menyediakan paket sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar biasanya,” ujar Helmi saat ditemui di lokasi kegiatan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut di berbagai titik lain di Kalimantan Barat, seperti Pontianak, Sintang, Ketapang, dan Sanggau.

Program ini tidak hanya sekali dilakukan, tetapi berkelanjutan. Setiap kabupaten akan mendapatkan giliran secara bertahap. Hal ini dilakukan agar semua masyarakat di Kalimantan Barat dapat merasakan manfaatnya.

Helmi juga menyebutkan bahwa pelaksanaan operasi pasar ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan Dinas Perdagangan kabupaten/kota. Khusus untuk tempat pelaksanaan, pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas perdagangan setempat. Mereka yang menentukan titik pelaksanaan.

Adapun harga kebutuhan pokok yang dijual pada operasi pasar tersebut yakni beras 5 kilogram seharga Rp 60 ribu, minyak goreng Tawon 1 liter Rp 16 ribu, dan gula pasir Gulavit 1 kilogram Rp 14 ribu. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasar umumnya.

Melalui kegiatan ini, Helmi berharap dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kestabilan harga menjelang akhir tahun.

Manfaat Operasi Pasar bagi Masyarakat

  • Akses ke Bahan Pokok Terjangkau: Operasi pasar memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
  • Mengurangi Beban Ekonomi: Dengan harga yang lebih murah, masyarakat dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan pokok.
  • Menjaga Stabilitas Harga: Operasi pasar membantu menjaga stabilitas harga di pasar, sehingga mencegah kenaikan harga yang signifikan.

Rencana Pelaksanaan Berikutnya

  • Titik Pelaksanaan: Operasi pasar akan dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
  • Jadwal: Kegiatan akan berlangsung secara bertahap, sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
  • Koordinasi dengan Dinas Perdagangan: Pihak TPID akan terus berkoordinasi dengan dinas perdagangan setempat untuk menentukan lokasi dan waktu pelaksanaan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan