
PALANGKA RAYA, aiotrade.CO –
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dengan melakukan berbagai langkah preventif. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor dan pengecer besar beras di Kota Palangka Raya, Rabu (5/11/2025).
Sidak ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), serta Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Kalteng. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa harga beras sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak ada pihak yang menyalahgunakan posisi untuk meningkatkan harga secara tidak wajar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Plt. Kepala DKP Kalteng Agus Candra menjelaskan bahwa sidak ini merupakan tindak lanjut dari hasil pengawasan sebelumnya oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Tim Satgas Pangan Kalteng pada 23 Oktober 2025. Selain itu, kegiatan ini juga merespons surat teguran dari Disdagperin terkait harga eceran tertinggi (HET) beras yang diberikan kepada pelaku usaha.
Dalam sidak tersebut, tim tidak hanya memeriksa harga jual di pasar, tetapi juga mengumpulkan data harga perolehan beras dari produsen serta menelusuri kendala dalam rantai distribusi. Hal ini bertujuan untuk memahami penyebab fluktuasi harga dan mencari solusi yang tepat agar masyarakat tidak terganggu oleh gejolak harga.
Agus Candra menegaskan bahwa pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini penting untuk mencegah pelanggaran harga dan memastikan ketersediaan serta keterjangkauan bahan pangan strategis.
”Kami ingin memastikan bahwa harga beras di pasaran tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan berlebih dengan menaikkan harga di luar batas HET,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (7/11).
Selain itu, pemerintah juga terus memantau distribusi dan stok beras di lapangan. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, pihak berwajib akan segera menindaklanjuti.
Sidak gabungan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga beras, terlebih menjelang akhir tahun di mana permintaan biasanya meningkat.
Pemerintah berharap kolaborasi ini mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa kebutuhan pangan tetap aman dan terkendali.
Beberapa langkah yang dilakukan pemerintah antara lain:
Meningkatkan pengawasan terhadap harga beras di pasar dan distributor
Mengumpulkan data harga dari produsen untuk memahami dinamika pasar
Memperkuat koordinasi antar lembaga terkait
Menindak tegas jika ditemukan pelanggaran atau praktik tidak sehat
* Memastikan ketersediaan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
Dengan pendekatan yang komprehensif, Pemprov Kalteng berupaya memastikan bahwa masyarakat dapat mengakses beras dengan harga yang wajar dan stabil.