Pemprov Sulawesi Utara Tertarik Investasi Karbon Berkat Potensi Luas

admin.aiotrade 09 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Pemprov Sulawesi Utara Tertarik Investasi Karbon Berkat Potensi Luas

Peran Karbon dalam Ekonomi Daerah Sulawesi Utara

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mulai menunjukkan minat yang signifikan terhadap investasi karbon melalui bursa karbon dan strategi karbonisasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulut, Tahlis Gallang, dalam acara sosialisasi perdagangan karbon bagi sektor jasa keuangan dan pelaku industri daerah tahun 2025, yang berlangsung pada hari Kamis (9/10).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah mengikuti kegiatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tahlis menyampaikan bahwa potensi karbon di Sulut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah jika dikelola secara optimal. Selain itu, penggunaan karbon juga menjadi solusi untuk mendukung ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan.

“Ini membantu Pemerintah Provinsi dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Jika pendapatan kita dibagikan ke negara, maka Dana Bagi Hasil (DBH) akan meningkat,” ujar Tahlis.

Aditya Jayaantara, Deputi Komisioner Pengawasan Emiten, Transaksi, Efek dan Pemeriksaan Khusus OJK, juga menyatakan bahwa potensi karbon di Sulut cukup besar. Menurutnya, potensi tersebut utamanya berasal dari hutan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang.

“Jika kita konversi dengan harga saat ini, dan memaksimalkannya, potensinya bisa mencapai Rp 100 miliar per tahunnya,” katanya.

Menurut Aditya, ketertarikan Pemprov Sulut terhadap karbon sudah baik, namun perlu diikuti dengan pemahaman dan perencanaan yang matang agar upaya menuju zero emisi sejalan dengan komitmen pemerintah pusat.

Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan literasi tentang karbon, manfaatnya bagi negara, provinsi, maupun badan usaha yang ada di provinsi.

Potensi Karbon di Sulawesi Utara

Berikut beberapa potensi karbon yang dimiliki oleh Sulawesi Utara:

  • Hutan Mangrove
  • Hutan mangrove memiliki kemampuan untuk menyerap karbon dioksida yang sangat tinggi.
  • Selain itu, hutan ini juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

  • Padang Lamun

  • Padang lamun merupakan ekosistem penting yang berfungsi sebagai penyerap karbon.
  • Wilayah ini juga menjadi habitat bagi berbagai spesies laut yang penting untuk keseimbangan ekologis.

  • Terumbu Karang

  • Terumbu karang tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis ikan, tetapi juga berkontribusi dalam penyerapan karbon.
  • Kerusakan terumbu karang dapat mengurangi kemampuan ekosistem ini dalam menyerap karbon.

Langkah-Langkah yang Diperlukan

Untuk memaksimalkan potensi karbon di Sulut, beberapa langkah penting perlu dilakukan:

  • Peningkatan Literasi
  • Meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat serta pelaku usaha tentang pentingnya karbon dan manfaatnya bagi lingkungan dan ekonomi.

  • Perencanaan yang Matang

  • Memastikan bahwa setiap inisiatif terkait karbon didasarkan pada perencanaan yang jelas dan berkelanjutan.

  • Kolaborasi antar Stakeholder

  • Melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam upaya pengelolaan karbon yang efektif.

Dengan langkah-langkah ini, Sulawesi Utara dapat memanfaatkan potensi karbon untuk meningkatkan perekonomian daerah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan