Pemuda Berani Buat Parodi, Dihukum Menkeu Purbaya

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Pemuda Berani Buat Parodi, Dihukum Menkeu Purbaya

Parodi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Viral di Media Sosial

Sebuah video parodi yang menggambarkan gaya dan perilaku Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kini sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video tersebut dibuat oleh seorang pemuda yang dikenal sebagai konten kreator, dengan akun TikTok bernama @kulukkulukmanagement. Aksi parodi ini menarik perhatian banyak orang karena dianggap lucu dan menghibur.

Video tersebut diunggah pada Kamis (16/10/2025) dan langsung viral hingga kini telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali. Dalam video tersebut, seorang pemuda berambut gondrong memerankan tokoh "Pak Parubaya", yang merupakan parodi dari Menteri Keuangan Purbaya. Ia menirukan gaya sidak Menkeu Purbaya ketika berkunjung ke kantor.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam video tersebut, ia berjalan di area kantor sambil menirukan gerakan dan gaya bicara Menkeu Purbaya. Ia menghampiri sejumlah pekerja yang sedang sibuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk beberapa yang terlihat santai bahkan sedang main game. Aksinya menirukan gaya sidak Menkeu Purbaya itu langsung disambut tawa oleh teman-teman kantornya. Beberapa bahkan pura-pura minta foto menirukan penggemar Menkeu Purbaya.

Yang tidak terduga, Menkeu Purbaya Yudhi ternyata telah menonton sendiri video parodi dirinya itu. Hal ini terbukti dari sebuah komentar yang dituliskan Menkeu Purbaya melalui kolom komentar unggahan. Bukannya marah, Purbaya Yudhi tampaknya justru terhibur. Ia menulis: "Bisa aja," sambil membubuhkan emoji tersenyum.

Komentar langsung dari Menkeu Purbaya tersebut langsung menarik perhatian netizen. Banyak yang tak menyangka sang menteri akan mengomentari video parodi dirinya sendiri. Setelah mendapat komentar langsung dari Menkeu Purbaya, akun @kulukkulukmanagement ternyata tak kapok. Ia justru makin gencar membuat video parodi lain menirukan gaya Menkeu Purbaya.

Sehari setelahnya, pemuda yang sama membuat parodi gaya bicara Menkeu Purbaya ketika diwawancara media. Cara bicaranya memang terdengar mirip dengan Menkeu Purbaya. Ia menulis di caption unggahan: "Kami bantu pak untuk sidak-sidakan dan interview-interviewan demi qemenqiuw yang lebih baik."

Aksi Iseng Menkeu Purbaya Telepon Kring Pajak 1500200

Selain membuat parodi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga memiliki cara unik untuk mengetahui kinerja bawahan yang bekerja di Direktorat Jenderal Pajak RI. Melalui video yang diunggah di akun TikTok Direktorat Jenderal Pajak RI pada Kamis (18/9/2025), Menkeu Purbaya terekam bertingkah iseng dengan menelepon Kring Pajak 1500200.

Ketika teleponnya diangkat, Menkeu Purbaya sengaja bertanya soal Coretax untuk mengetahui jawaban bawahannya. "Coretax ya? Saya belum tau tuh Core Tax, boleh ga mbak kasih tau saya kira-kira berapa lama kalau daftar Core Tax segala macam?" tanya Purbaya.

Tidak sendiri, Menkeu Purbaya melakukan aksi iseng ini ditemani oleh Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu. Seperti diketahui, Coretax merupakan sistem administrasi layanan Direktorat Jenderal Pajak yang memberikan kemudahan bagi pengguna. Pembangunan Coretax merupakan bagian dari Proyek Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2018.

Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) merupakan proyek rancang ulang proses bisnis administrasi perpajakan melalui pembangunan sistem informasi yang berbasis COTS (Commercial Off-the-Shelf) disertai dengan pembenahan basis data perpajakan. Tujuan utama dari pembangunan Coretax adalah untuk memodernisasi sistem administrasi perpajakan yang ada saat ini.

Coretax mengintegrasikan seluruh proses bisnis inti administrasi perpajakan, mulai dari pendaftaran wajib pajak, pelaporan SPT, pembayaran pajak, hingga pemeriksaan dan penagihan pajak.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan