
Peristiwa Penikaman di Polman, Seorang Pemuda Jadi Korban
Pada malam hari tanggal 12 November 2025, sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Dusun Rea Timur, Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Seorang pemuda berinisial E (19) menjadi korban penikaman oleh temannya sendiri, N (17). Kejadian ini terjadi setelah keduanya menghabiskan waktu bersama dengan minuman keras.
Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan segera dilarikan ke RSUD Andi Depu Polman untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat ini, kondisi kesehatannya masih dalam pengawasan medis.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Polisi telah melakukan tindakan cepat dengan mengamankan pelaku penikaman, yaitu N (17), yang diketahui merupakan teman korban. Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, membenarkan bahwa terduga pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan penyidik. Selain itu, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi mata.
Sebelum kejadian, keduanya sempat menghadiri pesta minuman keras bersama beberapa teman lainnya. Peristiwa penikaman terjadi sekitar pukul 23.30 Wita. Beberapa saksi mengatakan bahwa mereka mendengar teriakan minta tolong sebelum melihat korban berlari sambil dikejar oleh seorang pria.
Menurut informasi yang didapatkan, korban sempat menyebut nama pelaku berinisial N sebagai orang yang menikamnya sebelum tiba di rumah sakit. Meskipun demikian, motif pasti dari penikaman tersebut masih dalam penyelidikan karena korban belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.
Situasi di lokasi kejadian saat ini terlihat aman dan kondusif. Polisi terus melakukan investigasi untuk mengetahui alasan pasti di balik kejadian ini.
Beberapa informasi menunjukkan bahwa korban dan pelaku sempat terlibat dalam aktivitas minum-minum sebelum perkelahian terjadi. Namun, penyebab pasti dari insiden ini masih belum jelas.
Selain itu, polisi juga mencari tahu apakah ada faktor-faktor lain yang turut memicu kejadian ini. Mereka memastikan bahwa semua bukti dan keterangan dari saksi-saksi akan dipertimbangkan dalam proses penyelidikan.
Hingga saat ini, kasus ini masih dalam proses penanganan oleh pihak berwajib. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpicu oleh informasi yang belum tentu benar.