Pemutusan Hubungan Kerja Meningkat 9.058 di Akhir 2025, Melebihi 79 Ribu Korban!

admin.aiotrade 21 Des 2025 2 menit 23x dilihat
Pemutusan Hubungan Kerja Meningkat 9.058 di Akhir 2025, Melebihi 79 Ribu Korban!

Perkembangan Kasus PHK dari Januari hingga November 2025


Selama periode Januari hingga November 2025, tercatat sebanyak 79.302 pekerja menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Angka ini menunjukkan fluktuasi yang signifikan setiap bulannya. Pada Januari, jumlah kasus PHK mencapai 10.025. Angka tersebut mengalami peningkatan tajam pada Februari menjadi 18.516 kasus.

Pada Maret, angka PHK sedikit menurun menjadi 5.669 kasus. Penurunan ini kembali terjadi pada April dengan total 4.877 kasus. Memasuki Mei, jumlah PHK kembali naik menjadi 6.988 kasus. Di Juni, angka PHK meningkat lagi menjadi 6.893 kasus.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada Juli, jumlah PHK meningkat menjadi 7.284 kasus, namun angka ini kembali turun pada Agustus menjadi 6.818 kasus. Sejak saat itu, angka PHK terus menurun di bulan September dengan 6.289 kasus dan Oktober dengan 5.378 kasus.

Pada November, angka PHK turun menjadi 565 kasus. Namun, angka ini masih bersifat sementara dan belum menunjukkan tren stabil.

Provinsi dengan Kasus PHK Terbanyak di Indonesia


Berdasarkan data terbaru, lima provinsi dengan jumlah kasus PHK terbanyak selama Januari hingga November 2025 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

Jawa Barat menduduki posisi pertama dengan 17.234 kasus PHK. Provinsi Jawa Tengah berada di urutan kedua dengan 14.005 kasus, disusul oleh Banten dengan 9.216 kasus. DKI Jakarta melaporkan 5.710 kasus PHK, sedangkan Jawa Timur menempati posisi kelima dengan 4.886 kasus PHK.

Sebaran Kasus PHK di 34 Provinsi sejak Januari hingga November 2025


PHK terjadi di 34 provinsi di Indonesia dengan rincian sebagai berikut:

  • Aceh: 389 kasus
  • Sumatra Utara: 1.735 kasus
  • Sumatra Barat: 526 kasus
  • Riau: 2.402 kasus
  • Jambi: 268 kasus
  • Sumatra Selatan: 1.392 kasus
  • Bengkulu: 468 kasus
  • Lampung: 686 kasus
  • Kepulauan Bangka Belitung: 254 kasus
  • Kepulauan Riau: 2.750 kasus
  • DKI Jakarta: 5.710 kasus
  • Jawa Barat: 17.234 kasus
  • Jawa Tengah: 14.005 kasus
  • DI Yogyakarta: 1.443 kasus
  • Jawa Timur: 4.886 kasus
  • Banten: 9.216 kasus
  • Bali: 578 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 162 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 140 kasus
  • Kalimantan Barat: 2.262 kasus
  • Kalimantan Tengah: 354 kasus
  • Kalimantan Selatan: 2.027 kasus
  • Kalimantan Timur: 3.487 kasus
  • Kalimantan Utara: 68 kasus
  • Sulawesi Utara: 304 kasus
  • Sulawesi Tengah: 1.404 kasus
  • Sulawesi Selatan: 3.356 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 1.233 kasus
  • Gorontalo: 69 kasus
  • Sulawesi Barat: 526 kasus
  • Maluku: 49 kasus
  • Maluku Utara: 67 kasus
  • Papua Barat: 199 kasus
  • Papua: 81 kasus
  • Tidak teridentifikasi: 13 kasus

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan