Pemutusan Tunjangan Bantuan Pangan Mulai November 2025 Akibat Shutdown AS

admin.aiotrade 27 Okt 2025 2 menit 27x dilihat
Pemutusan Tunjangan Bantuan Pangan Mulai November 2025 Akibat Shutdown AS


aiotrade.app,
JAKARTA - Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengumumkan rencana penghentian sementara pemberian tunjangan pangan untuk bulan depan. Keputusan ini menjadi bagian dari program bantuan sosial terbesar di negara tersebut. Penundaan ini terjadi karena penutupan pemerintah AS yang telah berlangsung selama 25 hari.

Penutupan pemerintah terjadi karena tidak adanya kesepakatan antara Partai Republik dan Partai Demokrat dalam mendanai kembali operasional pemerintah federal. Selain itu, lebih dari 200 anggota Partai Demokrat meminta Departemen Pertanian menggunakan dana darurat untuk menjamin pemberian tunjangan pangan pada November. Namun, permohonan tersebut ditolak oleh pihak terkait.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kami sudah kehabisan sumber daya. Tidak akan ada tunjangan pangan yang diberikan mulai 1 November," kata Departemen Pertanian AS, seperti dikutip Reuters.

Lebih dari 41 juta orang di AS bergantung pada program tunjangan pangan ini. Di beberapa negara bagian, seperti New Meksiko, sebanyak 21% penduduknya bergantung pada program tersebut.

Penutupan pemerintah AS dimulai sejak 1 Oktober 2025, ketika Senat Demokrat menolak rancangan pendanaan jangka pendek yang hanya berlaku hingga 21 November 2025. Kondisi ini menyebabkan dampak yang luas di berbagai sektor pemerintahan.

Selain sektor pangan, penutupan pemerintah juga menyebabkan PHK massal terhadap pegawai pemerintah federal. Pegawai yang terkena PHK tersebar di berbagai departemen, termasuk keuangan, kesehatan, pajak, pendidikan, perdagangan, dan divisi keamanan siber.

Departemen Kehakiman AS melaporkan bahwa lebih dari 4.200 pegawai federal telah menerima pemberitahuan PHK dari tujuh lembaga pemerintah. Di antaranya, lebih dari 1.400 pegawai di Departemen Keuangan dan sekitar 1.100 pegawai di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

Presiden AS Donald Trump mengkritik Partai Demokrat atas situasi ini. Ia menyatakan bahwa partai tersebut yang memulai permasalahan ini. Pernyataan ini disampaikan setelah laporan media internasional pada 12 Oktober 2025.

Dampak penutupan pemerintah tidak hanya terasa di sektor pangan dan kepegawaian, tetapi juga menciptakan ketidakpastian bagi masyarakat luas. Dengan kondisi ini, banyak warga AS yang khawatir akan masa depan ekonomi mereka.

Pemerintah AS kini sedang mencari solusi cepat untuk mengakhiri penutupan ini dan memastikan kelangsungan layanan publik. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda penyelesaian yang jelas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan