Penampakan Rumah Safitri: Suami Cerai Usai Lolos PPPK

admin.aiotrade 25 Okt 2025 4 menit 16x dilihat
Penampakan Rumah Safitri: Suami Cerai Usai Lolos PPPK

Kehidupan Melda Safitri: Ditinggalkan Suami Setelah Lolos PPPK

Melda Safitri, seorang ibu rumah tangga dari Aceh Singkil, kini menjadi sorotan publik setelah dicerai oleh suaminya yang baru saja lolos sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kisah ini memicu perbincangan hangat di media sosial, terutama Facebook, karena kondisi rumah mereka yang sangat sederhana dan kejadian perceraian yang terjadi tepat sebelum pelantikan suaminya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Rumah kontrakan yang ditempati oleh Melda dan dua anaknya serta suaminya sempat viral setelah dibagikan oleh manajernya, Rita Sugiarti Ricentil Panggabean. Dalam unggahan tersebut, ia menyebutkan bahwa rumah tersebut penuh dengan kenangan bersama. Namun, kondisi rumah tersebut jauh dari kata layak untuk ditempati empat orang. Meski demikian, Melda tetap menjalani hidup dengan rasa syukur, bahkan rela berjualan sayur hanya untuk membelikan suaminya baju Korpri.

“Baju pelantikan itu saya yang belikan dari hasil jualan. Dia yang pesan di Shopee tapi saya yang disuruh bayar, ya uangnya dari hasil jual gorengan,” kata Melda dengan suara lirih.

Penyebab Perceraian

Menurut Melda, perceraian bermula dari pertengkaran kecil di rumah. Suaminya pulang dan tidak menemukan lauk di meja makan. Saat itu, 14 Agustus, suaminya marah-marah dan mengeluarkan kata-kata kasar hingga melukai harga dirinya. Malam itu juga, suaminya pergi bersama rekan dan kembali larut malam. Esok harinya, pertengkaran terus berlanjut hingga akhirnya terjadi ribut besar.

Saat Melda mencuci piring, suaminya telah membungkus bajunya dan pergi ke rumah tetangga untuk meminjam sepeda motor. Ketika kembali, suaminya langsung mengucapkan kata cerai.

“Dia langsung bilang ke saya, kamu Fitri saya ceraikan 1, 2, 3 lalu dia pergi membawa bajunya,” ujar Melda.

Tiga hari setelah peristiwa itu, tepat pada 18 Agustus, sang suami dilantik menjadi PPPK. Melda menegaskan bahwa suaminya menceraikannya bukan karena pertengkaran, melainkan karena ingin jabatan. Ia berharap setelah pelantikan, suaminya bisa membantu perekonomian keluarga, namun harapan itu pupus.

Bertahan Hidup dari Jualan Gorengan

Dua bulan pasca diceraikan secara lisan, hingga Oktober ini, Melda mengaku bertahan hidup dari hasil jualan gorengan dan minuman seribu rupiah di depan rumahnya. Dari hasil tersebut, ia juga mampu menghidupi kedua anaknya yang masih kecil.

Selama masa itu pula, Melda dan suaminya telah melakukan mediasi disaksikan kedua orang tua dan pihak Kepala Desa, namun sang suami tetap bersikeras untuk menceraikannya. Bahkan, katanya, suaminya sudah ingin menceraikannya sejak lama, tetapi dulu posisi Melda masih hamil dan ia baru tahu saat mediasi.

Jauh sebelum ini, Melda mengungkap jika dulu pernikahannya memang sempat tidak direstui oleh ibu mertua. Bahkan setelah menikah pada tahun 2020, mertua sering ikut campur. Suaminya pernah membantu Melda cuci piring dan menyuci, namun hal itu dikatakan ke orang-orang. Melda merasa diinjak dan tidak nyaman.

Bantuan dari PPA

Kasus yang menimpa Melda mendapat perhatian luas dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Gerakan Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak (Germas PPA). Wakil Ketua Umum Germas PPA, Rica Parlina, menyatakan siap memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada Melda dan anak-anaknya.

“Untuk Ibu Fitri, kami siap mendampingi. Nanti Korwil Aceh Gernas PPA juga akan menemui langsung Ibu Fitri. Kami akan berjuang bersama AMSA dan pihak terkait agar suami Ibu Fitri mendapat pelajaran yang setimpal,” ujar Rica Parlina dalam unggahan video di Facebook resminya.

Bantuan dari Crazy Rich Aceh

Tangis Melda pecah ketika pengusaha skincare asal Aceh, Shella Saukia, memberikan bantuan uang untuk modal usaha. Beberapa gepok uang pecahan Rp 50.000 diserahkan Shella kepada Melda. Momen itu terlihat dalam video yang diunggah di akun TikTok Shella Saukia.

Melda sengaja diundang Shella ke rumahnya yang berada di Banda Aceh. Bahkan anak buah Shella menjemput langsung Melda bersama dua anak dan ibunya. Melda sendiri saat ini pulang kembali ke rumah orang tuanya di Aceh Selatan setelah diceraikan suaminya di Aceh Singkil.

Shella juga memberikan satu buah handphone kepada Melda untuk bisa berjualan online. “Ini untuk modal usaha. Nanti kaka bisa jualan (skincare) online lagi,” kata Shella.

Sanksi Suami Masih Ditelaah

JS, anggota Satpol PP Pemkab Aceh Singkil, bakal kena sanksi jika perceraiannya dengan Melda Safitri melanggar aturan kepegawaian. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil telah meminta klarifikasi dari JS soal perceraian yang kini viral tersebut. Hasil klarifikasi akan ditelaah untuk menentukan keputusan apakah JS melanggar aturan kepegawaian atau tidak.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan