Penampilan Terbaru Safitri Pangling yang Dandani Shella Saukia Usai Diceraikan Suami Lulus PPPK

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Penampilan Terbaru Safitri Pangling yang Dandani Shella Saukia Usai Diceraikan Suami Lulus PPPK

Penampilan Baru Melda Safitri yang Mengubah Hidupnya

Melda Safitri, seorang ibu rumah tangga dari Aceh Selatan, kini mengalami perubahan besar dalam hidupnya. Setelah diceraikan suaminya menjelang pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), kehidupannya tiba-tiba berubah setelah bertemu dengan Shella Saukia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pertemuan antara Melda dan Shella Saukia di Banda Aceh tidak hanya membawa perubahan dalam kehidupan finansial Melda, tetapi juga dalam penampilannya. Shella Saukia memberikan uang segepok serta ponsel kepada Melda. Tidak hanya itu, ia juga mempercantik penampilan Melda melalui make-up yang dilakukan oleh dirinya sendiri.

Melda pun membagikan momen tersebut melalui akun Instagramnya. Dalam unggahan tersebut, terlihat wajahnya yang kini lebih percaya diri dan menarik. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Shella Saukia.

"Alhamdulillah terima kasih kak @shellasaukiaofficial," tulis Melda dalam keterangannya.

Saat menerima uang dari Shella Saukia, Melda sempat menangis. Ia mengaku belum pernah memegang uang sebanyak itu sebelumnya. "Gak pernah pegang uang sebanyak ini kak," katanya sambil menangis.

Shella Saukia juga turut menangis haru sambil memeluk Melda. "Makasih kak," kata Melda sambil terus menangis.

Selain uang, Shella Saukia juga memberikan ponsel kepada Melda. "Ini untuk kakak cari rezeki, jual kosmetik lagi, ini rezeki kakak," ujarnya.

Kisah Perjuangan Melda Safitri

Sebelum pertemuan dengan Shella Saukia, Melda menghadapi kesulitan ekonomi yang sangat berat. Ia tinggal di rumah orang tuanya di Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, bersama dua anaknya. Untuk bertahan hidup, ia menjual gorengan dan minuman seribu rupiah di depan rumahnya.

Kisah Melda mulai viral setelah ia mengungkapkan pengalaman perceraian dengan suaminya. Menurutnya, perceraian terjadi karena suaminya ingin fokus pada jabatannya sebagai PPPK. Padahal, ia telah membantu suaminya dalam persiapan pelantikan, termasuk membelikan baju Korpri dari hasil jualannya.

"Kami dulu berjuang bersama. Saya sempat berharap, setelah dia dilantik jadi PPPK, bisa sedikit membantu perekonomian keluarga," ujar Melda.

Namun, harapan itu pupus. Ia merasa dikhianati oleh suaminya yang menceraikannya hanya beberapa hari sebelum pelantikan.

"Kalau memang mau cerai, kenapa tidak dari dulu," ujarnya dengan nada kecewa.

Pengakuan tentang Perceraian

Menurut Melda, perceraian terjadi karena pertengkaran kecil di rumah. Suaminya marah karena tidak ada lauk di meja makan. Ia mengaku tidak bisa memasak karena tidak ada bahan makanan di rumah.

"Pada saat itu, saya tidak bisa memasak nasi atau lauk sedangkan apa pun tidak ada di rumah," ujarnya.

Pertengkaran terus berlanjut hingga akhirnya suaminya langsung mengucapkan kata cerai. Ia mengatakan bahwa suaminya menceraikannya bukan karena masalah rumah tangga, melainkan karena ingin jabatan.

"Padahal baju Korpri yang dipakai untuk pelantikan itu hasil dari jualan cabe dan sayur saya belikan," tambahnya.

Pesan Mendalam dari Melda

Melda juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menghargai wanita yang selama ini menemani pasangan dari nol hingga kesuksesan.

"Tepat di tanggal 15 Agustus 2025 saya diceraikan, dan 17 Agustus 2025 dia menerima SK. Tuan yang terhormat, tidaklah harta, pangkat, jabatan dibawa mati. Tapi hargailah wanita yang selama ini menemanimu dari nol hingga mengantarkanmu ke jalan kesuksesan, walaupun dibalas dengan perceraian," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ia tidak malu meski harus kembali ke rumah orang tuanya. Ia justru merasa lega telah berjuang sekuat tenaga demi keluarganya.

"Tak pernah berpikir untuk malu, asalkan kebutuhan rumah terpenuhi. Walaupun seharusnya itu bukan kewajiban saya, namun saya ikhlas membantu pasangan saya. Tapi hasilnya, saya hanya dimanfaatkan," tulisnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan