
Penjelasan Pemilik Rumah Terkait Penangkapan Pelaku Penculikan Anak
Pemilik rumah, Yedi Edwar, memberikan penjelasan terkait penangkapan dua pelaku penculikan anak yang terjadi di wilayah Sungaipenuh, Jambi. Ia menegaskan bahwa kedua tersangka, Adefrianto Syahputra S (36) dan Mery Ana (42), ditangkap oleh polisi di rumahnya sendiri.
Menurut Yedi, penangkapan tersebut berlangsung pada Jumat (7/11). Saat kejadian, ia sedang berada di lantai 2 rumahnya. Ia juga menyebutkan bahwa penangkapan dilakukan oleh gabungan petugas dari Polres Kerinci dan Makasar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Benar keduanya (pelaku) ditangkap dirumah saya. Saat ditangkap saya berada di lantai 2. Kalau tidak salah ditangkap setelah Jumat,” ujar Yedi Edwar.
Ia menjelaskan bahwa kedua pelaku bukanlah warga setempat dan tidak tinggal di rumahnya. Namun, menurut pengakuan mereka, keduanya datang dari Bangko hanya untuk membaca kartu tarot bersama istri Yedi.
“Saya mohon kepada media untuk meluruskan ini. Kedua orang ini bukan tinggal disini dan warga sini. Berdasarkan pengakuan, mereka datang dari Bangko,” ujarnya.
Yedi menambahkan bahwa istri mereka memang melayani pembacaan kartu tarot secara online. Hal ini membuat banyak orang dari berbagai daerah datang ke rumahnya untuk layanan tersebut.
“Mereka datang untuk membaca kartu tarot dengan istri saya. Di sini memang banyak yang datang dari mana saja untuk membaca kartu tarot. Termasuk istri saya melayaninya dengan online,” ujarnya.
Dia menekankan pentingnya penjelasan ini untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat terhadap dirinya dan keluarganya. Sebab, beberapa warga sudah mulai mencurigainya, seolah-olah ia terlibat dalam komplotan penculikan tersebut.
“Sudah ada yang datang ke saya menanyakan ini. Seolah olah saya masuk dalam komplotan ini. Saya perlu jelaskan lagi, saya dan istri tidak kenal dengan mereka dan mereka datang hanya untuk baca kartu tarot,” ujarnya.
Dengan penjelasan ini, Yedi berharap informasi yang beredar dapat diperbaiki agar tidak menimbulkan prasangka negatif terhadap dirinya dan keluarga. Ia juga berharap masyarakat dapat memahami bahwa kejadian ini tidak terkait dengan lingkungan tempat tinggalnya.
Fakta-Fakta Terkait Penangkapan Pelaku
- Dua pelaku penculikan anak ditangkap di rumah Yedi Edwar.
- Penangkapan dilakukan oleh gabungan polisi dari Polres Kerinci dan Makasar.
- Pelaku tidak tinggal di rumah Yedi dan bukan warga setempat.
- Mereka datang dari Bangko hanya untuk membaca kartu tarot.
- Istri Yedi melayani pembacaan kartu tarot secara online.
- Yedi merasa perlu memberikan penjelasan untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat.
- Beberapa warga sudah mulai mencurigai Yedi terlibat dalam kasus ini.