Pencuri Motor Dihakimi Massa di Tambora Jakbar

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Pencuri Motor Dihakimi Massa di Tambora Jakbar

Kejadian Pengeroyokan Terhadap Dua Maling Motor di Jakarta Barat

Pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, terjadi kejadian tak terduga di Jalan Sawah Lio, Tambora, Jakarta Barat. Dua orang maling motor yang membawa senjata api menjadi diamuk massa setelah tertangkap tangan melakukan aksi pencurian.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Syahrul (30), seorang warga dan saksi mata, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, dua pelaku mencoba mencuri motor di sebuah gerai minimarket di kawasan Jalan Sawah Lio V. Salah satu dari mereka bertugas sebagai eksekutor yang membobol motor korban, sedangkan yang lainnya menunggu di depan minimarket dengan mengendarai motornya sendiri.

"Salah satu pelaku mencoba mengambil motor di Alfa yang sedang diparkir, dan hanya ada satu orang yang sedang makan bubur," ujar Syahrul saat ditemui di lokasi kejadian pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Tak disangka, saat aksinya diketahui oleh warga, salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan menembakkannya sebanyak tiga kali. Tembakan pertama dilakukan ke atas, tetapi kemudian diarahkan ke orang yang mengejar karena panik.

Akibat tembakan tersebut, seorang perempuan berinisial J, warga Jalan Terate, terkena peluru nyasar dan luka di bagian dada kirinya. Namun, aksi pelaku mengeluarkan senjata api justru memicu kemarahan warga, sehingga langsung menangkap dan memukuli kedua pelaku.

"Kebetulan yang naik motor juga ingin kabur ke sini, lalu dijatuhkan dan ditangkap. Kondisi mereka sangat parah, wajahnya tidak berbentuk lagi," kata Syahrul.

Korban yang terluka langsung dibawa ke Puskesmas Krendang oleh warga. Namun, karena fasilitas yang tidak memadai, korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

"Awalnya dia berteriak 'saya kena, saya kena', warga langsung kaget. Saat itu semua sedang melihat pelaku digebukin, lalu kita memanggil ojol yang sedang mangkal untuk membawanya ke puskesmas, lalu ke rumah sakit," ujar Syahrul.

Saat polisi tiba di lokasi, kondisi kedua pelaku sudah tidak sadarkan diri akibat pukulan massa. "Waktu dibawa masuk ke mobil polisi, mereka sudah tidak sadar," tambah Syahrul.

Penjelasan dari Kapolsek Tambora

Kompol Kukuh Islami, Kapolsek Tambora, membenarkan adanya pengeroyokan terhadap dua pelaku pencurian motor tersebut. Ia menyampaikan bahwa informasi yang diterima memang seperti itu, yaitu pelaku mencoba mengambil motor.

Kedua pelaku tersebut adalah DP (25) dan RK (26), yang diketahui merupakan warga asal Kecamatan Jabung, Lampung Utara. Kukuh juga mengonfirmasi adanya tembakan yang dilepaskan pelaku sesaat sebelum diamuk massa.

“Ketika pelaku melepas tembakan ke atas, karena peluru pantul dari atas ada yang terkena,” ujar Kukuh.

Meski dilarikan ke rumah sakit, kondisi korban masih kritis dan belum sadar. Sementara itu, kondisi kedua pelaku yang terkena amukan massa masih tak sadarkan diri setelah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Polisi telah menyita barang bukti berupa senjata api rakitan dari tangan pelaku. “Betul, senjata api yang digunakan itu senjata api rakitan,” kata Kukuh.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan